Showing posts with label Beasiswa Riset. Show all posts
Showing posts with label Beasiswa Riset. Show all posts

Sunday, November 27, 2016

Beasiswa Penelitian "Disertasi" Doktor di Amerika Serikat

Apakah Anda masih haus akan ilmu dan masih selalu bersemangat dalam mencari kesempatan agar bisa berkuliah ke luar negeri dengan beasiswa? Ingat, kesempatan itu datangnya tak terduga-duga. Ketika Anda berkesempatan untuk belajar di luar negeri, Anda pasti akan merasakan berbagai macam hal yang akan menjadi pengalaman indah dan sangat berharga nantinya, yang mungkin banyak orang diluar sana juga menginginkan hal serupa. Mulai dari pengalaman mengesankan, menegangkan, menyenangkan, atau bahkan menakutkan sekalipun. Hal ini akan menjadi sebuah pelajaran tak terhingga. Jadi, segeralah eksekusi diri jika ada kesempatan untuk bisa memperoleh beasiswa.

Bicara soal beasiswa, pada kesempatan kali ini terdapat peluang beasiswa doktor "riset disertasi" yang ditawarkan Fulbright. Nah, bagi Anda yang saat ini sedang memasuki tahap-tahap akhir program studi S3 dan memulai penyusunan disertasi, peluang beasiswa riset disertasi yang ditawarkan Fulbright ini sangat cocok untuk dimanfaatkan dan menjadi pilihan Anda. Para kandidat yang beruntung nantinya diberi kesempatan untuk melakukan penelitian di Amerika Serikat dengan biaya yang sudah disediakan Fulbright. Bentuknya berupa hibah, melalui skema Fulbright Doctoral Dissertation Research Program.  


Pada program beasiswa penelitian disertasi doktor ini juga, para kandidat nantinya diberikan waktu kurang lebih hingga 6 bulan lamanya. Jika para pelamar berminat dan ingin mengeksekusi program beasiswa riset ini, silahkan bisa langsung mengajukan proposal riset, tentunya dengan melampirkan beberapa dokumen penunjang lainnya. 

Persyaratan pada program beasiswa ini minimum skor ITP TOEFL adalah 575 atau IBT TOEFL 90 atau skor IELTS yang setara. Sementara, nilai TOEFL Prediction atau TOEFL-Like tidak memenuhi syarat untuk diajukan. Nah, berikut dokumen aplikasi, pandaftaran, serta deadline pendaftaran program beasiswa untuk riset ini. Silahkan di simak!

Dokumen Aplikasi: 
  1. Silahkan para kandidat mengunduh formulir aplikasi yang sudah disiapkan, untuk kemudian diisi lengkap (Unduh: http://www.aminef.or.id/form/Fulbright%20DDR.zip). Termasuk satu halaman Study Objective serta 5 - 10 halaman proposal riset
  2. Melampirkan copy terbaru kemampuan bahasa inggris, kurang dari dua tahun terakhir, skor ITP TOEFL, IBT TOEFL, atau IELTS
  3. Melampirkan dua surat rekomendasi/referensi, dari dosen/profesor dan atasan kerja yang mengenal Anda dengan baik
  4. Melampirkan copy ijazah dan transkrip akademik yang sudah di terjemahankan (secara resmi) ke dalam bahasa Inggris
  5. Melampirkan copy dokumen identitas diri (KTP atau paspor)

Pendaftaran:

Perlu diperhatikan jika Anda ingin mendaftarkan diri, silahkan melengkapi terlebih dahulu semua dokumen aplikasi yang diperlukan/diminta, untuk kemudian bisa langsung mengajukannya via pos atau bisa juga di antar secara langsung ke alamat yang tertera dibawah ini:  

AMINEF OFFICE
Intiland Tower, 11th Floor
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32, 
Jakarta 10220

Deadline Pendaftaran:

Jika Anda ingin mengeksekusi/ membidik program beasiswa ini, silahkan untuk mendaftarkan diri dan untuk batas akhir pengajuan aplikasi program beasiswa yaitu tanggal 15 Februari 2017. Jika ada yang belum dipahami dan ada yang ingin ditanyakan terkait tata cara pendaftaran, dapat langsung menghubungi panitia pelaksana melalui; 
  • Alamat email: infofulbright_ind@aminef.or.id 
  • Via telp. +62-(0)21-5793-9085/86. 

Informasi lebih lanjut juga bisa disimak melalui laman aktif Aminef (www.aminef.or.id).

Selamat mencoba dan semoga Anda menjadi salah satu kandidat yang berhasil!
Fokus Sampai Lulus;
Mulai dari langkah-langkah kecil. Gali inspirasi sepanjang hari, benahi diri tak pernah henti. Mulai dari langkah kecil. Mulai dari potensi kecil yang diseriusi. Mulai dari prestasi kecil yang disyukuri. Mulai dari penghargaan diri terhadap hal-hal kecil yang Tuhan beri. (Deadline Your Life)
Read More

Friday, November 4, 2016

Beasiswa Brookings Institution, Amerika (Untuk Riset Pendidikan)

Jangan pernah lelah untuk terus menuntut ilmu dan coba galilah selalu kemampuan yang kita miliki selama kita masih diberi kesempatan dalam menjalani hidup. Sebab dengan ilmu, kita akan tahu apa-apa saja yang harus kita lakukan dan kerjakan. Dengan ilmu, kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selalu menghadang di tengah kehidupan yang kita jalani ini. Dengan ilmu pula, kita bisa lebih banyak memberi manfaat-manfaat untuk orang lain. Bahkan dengan ilmu pula, kita akan terus banyak bersyukur dan terus berusaha menjadi yang terbaik dalam mengisi kehidupan ini.


Bicara soal beasiswa, sering kita dihadapkan dengan proses seleksi yang semuanya rata-rata sama, tidak lain adalah dengan diawali; seleksi administrasi semisal dokumen-dokumen ijazah, transkrip, dan lain-lain. Namun perlu diingat juga bahwa yang paling penting menurut penulis di sini adalah pastinya bila ingin mendapatkan beasiswa di luar negeri kita harus mempunyai satu kemampuan bahasa asing yang dibuktikan dengan sertifikat bahasa. Nah, selain itu juga ada persyaratan-persyaratan lainnya yang meminta pelamar/pembidik beasiswa untuk membuat sebuah esai atau seperti juga motivation letter. 

Perlu kalian ketahui, dalam membuat sebuah esai kita pun harus mencoba menyusunnya dengan bahasa yang baik serta maksud dan tujuan yang disampain mudah dipahami dan menggugah sehingga peluang untuk mendapatkan beasiswa bisa diterima oleh universitas atau para pemberi beasiswa. Nah, dua hal itulah yang menurut penulis sangat penting untuk dipersiapkan dari sekarang untuk anda sekalian para pemburu beasiswa, bila ingin mendaftar ke universitas terkait dan juga untuk mendapatkan sebuah beasiswa.

Nah, kali ini melalui salah satu program yaitu Center for Universal Education (CEU), kalian para peneliti ataupun ilmuan yang terdari dari negara-negara berkembang bisa memanfaatkan beasiswa riset ini. Beasiswa ini datangnya dari Brookings Institution, Amerika. Jika kalian berminat untuk melakukan riset terkait isu-isu pendidikan global, terkhusus berkaitan dengan pendidikan bagi anak-anak perempuan. Kegiatan penelitian tersebut akan dilangsungkan sekitar 4 ½ bulan, tepatnya mulai 10 Juli 2017 sampai dengan 17 November 2017.

Melalui program beasiswa riset ini, para kandidat penerima beasiswa nantinya akan bekerja dengan para staf Pusat pada pengembangan proyek penelitian khusus mereka dan kemudian dapat bekerja dengan tim komunikasi Brookings untuk mengembangkan strategi terhadap dampak kebijakan. Nah, selain itu juga, para peneliti nantinya akan berpartisipasi pada kegiatan pelatihan serta kesempatan untuk memperluas jaringan. Oke, langsung saja kira-kira apa sih yang bisa kalian dapatkan dari program beasiswa riset ini? Berikut adalah  ulasannya;
- Para kandidat penerima beasiswa ini akan mendapatkan tunjangan hidup sebesar $ 5.000 per bulan,
- Selain tunjangan para kandidat juga memperoleh biaya perumahan selama 4 ½ bulan, serta
- Asiknya lagi, para kandidat/penerima beasiswa ini nantinya akan memperoleh kupon untuk biaya perjalanan pulang-pergi. 
Jika program beasiswa ini sangat cocok untuk kalian, silahkan coba persiapkan beberapa persyaratan yang ada berikut dibawah ini.

Persyaratan:

1. Untuk dapat mendaftarkan diri dan ingin membidik beasiswa yang satu ini, sekiranya anda para pelamar/ kandidat harus memiliki latar belakang di bidang pendidikan, pembangunan, ekonomi, atau bidang terkait, dengan setidaknya 15 tahun pengalaman profesional baik penelitian / akademisi, non-pemerintah dan masyarakat sipil, pemerintah, atau bisnis. Nah, gelar master diperlukan; Ph.D. atau berlatarbelakang penelitian lebih di utamakan dan disukai. Apalagi kemampuan analisis dan menulis yang baik merupakan poin yan dibutuhkan.

2. Selanjutnya untuk persyaratan lainnya adalah para kandidat/ pelamar yang sekiranya belum pernah bekerja untuk pendidikan bagi anak-anak perempuan sebelumnya diberi kesempatan, akan tetapi harus menyertakan penjelasan bagaimana fokus pada pendidikan anak perempuan ini bisa berhasil terintegrasi dalam pekerjaan mereka saat ini dan akan datang. 

Selanjutnya, jika kalian merasa persyaratan-persyaratan diatas sudah merasa terpenuhi, berikut dibawah ini adalah beberapa dokumen aplikasi untukmendaftarkan diri pada beasiswa ini.

Dokumen Aplikasi Beasiswa: 

1. Para pelamar mengisi formulir aplikasi 
2. Proposal proyek penelitian (maksimal 10 halaman)
3. Curriculum vitae atau resume
4. Dua karya tulis dengan catatan kaki ( untuk masing-masing maksimal 3 halaman)
5. Dua surat rekomendasi dari referensi profesional (diemail secara langsung oleh pemberi rekomendasi ke: globalechidna@brookings.edu )

Pendaftaran Beasiswa: 

Nah, jika semua persyaratan dan sudah dilengkapi dokumen aplikasi yang dibutuhkan lalu kirim secara online di laman Brookings Institution.

Deadline Pendaftaran Beasiswa:

Program beasiswa ini masih sedang dibuka dan sudah harus diterima paling lambatnya tanggal 14 November 2016. Hanya kandidat yang berhak mengikuti sesi wawancara saja yang nantinya akan dihubungi oleh penyelenggara. Wawancara dilakukan via telepon. Pemenang kandidat terpilih akan diumumkan Maret 2017. 

Info Lebih Lanjut:

Jika ada pertanyaan terkait beasiswa riset di Brookings Institution, AS ini, kalian dapat melayangkan pertanyaan tersebut melalui alamat email: globalechidna@brookings.edu atau bisa juga melalui laman resmi di www.brookings.edu. 

Bagaimana, apakah kalian tertarik dengan beasiswa ini? Ingat! Kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan.

Selamat mencobanya dan semoga berhasil!

Read More

Tuesday, November 1, 2016

INSA-JRD Tata Fellowship : Beasiswa Riset di India

Anda seorang dosen? Ilmuan? atau seorang peneliti? Nah, kabar baik untuk anda semua, melalui program beasiswa riset ini, Anda berkesempatan mengikuti pelatihan penelitian lanjutan bagi para ilmuan di negara-negara berkembang. Program beasiswa riset ini lebih tepatnya dari INSA-JRD Tata Fellowship, yang ditawarkan Indian National Science Academy, sebuah organisasi ilmiah di India yang mewakili semua cabang sains dan teknologi.  Skema ini dikoordinasi oleh Centre for International Co-operation in Science (CICS).

Program INSA-JRD Tata Fellowship berlangsung maksimum tiga bulan serta mencakup beberapa kajian bidang ilmu utama, seperti sains, teknologi, teknik, atau pun kedokteran di lembaga-lembaga penelitian di India. Program beasiswa ini, setiap tahunnya di sediakan 10 beasiswa.


Bagi kandidat yang beruntung akan mendapatkan beberapa pembiayaan, seperti berikut ini;
- tiket penerbangan dari negara asal ke tempat kerja di India,
- asrama dan penginapan yang terafiliasi oleh institusi, dan
- tunjangan yang memadai dalam mata uang India untuk menutupi biaya insidental.

Para kandidat/penerima beasiswa diperbolehkan untuk memilih periode beasiswa yang nyaman untuk mereka dan institusi tuan rumah. Nah, jika kalian tertarik silahkan dipersiapkan segala persyaratan-persyaratannya berikut ini.

Persyaratan: 
1. Kandidat/ pelamar (selain dari India) harus memiliki gelar master atau doktor pada bidang sains, atau gelar yang setara pada bidang teknik / kedokteran serta disiplin ilmu yang serumpun. 
2. Sekiranya memiliki usia di bawah 45 tahun (tepatnya, per 31 Desember dari tahun seleksi sebelumnya)
3. Para pelamar/kandidat terafiliasi dengan lembaga ilmiah atau akademik dari negara berkembang (selain dari India)
4. Kandidat memiliki paspor yang masih berlaku
5. Kandidat memperoleh surat penerimaan dari institusi tuan rumah India untuk pelatihan di India di bawah INSA-JRD Tata Fellowship (sesuai format)

Beberapa dokumen aplikasi yang diperlukan:
1. Menyiapkan "curriculum vitae" lengkap yang memuat tanggal lahir dan usia, minat riset dan pengalaman pemohon, publikasi, posisi saat ini, afiliasi ilmiah, penghargaan dan beasiswa, dll
2. Para pelamar harus menyiapkan laporan singkat, menjelaskan kegiatan penelitian yang diusulkan 
3. Cetak ulang dari 5 publikasi terbaik (5 tahun terakhir)
4. Dua lembar pasfoto ukuran paspor
5. Salinan untuk ijazah terakhir
6. Persyaratan selanjutnya yaitu surat persetujuan dari institusi induk 
7. Fotocopy halaman pertama paspor yang memperlihatkan tanggal lahir, tanggal penerbitan, dan tanggal berakhir
8. Terakhir, surat penerimaan dari institusi tuan rumah di India (sesuai format di halaman 6 formulir)

Pendaftaran: 
Lampirkan dokumen aplikasi yang diminta bersama formulir aplikasi dalam bentuk softcopy kemudian kirim ke email: dircics@gmail.com 

Selanjutnya kirimkan juga berkas fisiknya via pos ke: 
Director, CICS, No. 2, 
Gandhi Mandapam Road, 
Chennai-600 025, India.

Aplikasi harus diteruskan/dikirim oleh otoritas yang berwenang.

Deadline Pendaftaran:
Bagi anda yang tertarik, aplikasi hanya dapat diterima dua kali dalam setahun yakni paling lambat 31 Oktober dan 30 April setiap tahunnya. Aplikasi yang masuk, semuanya akan diteliti oleh komite seleksi dua kali dalam setahun yakni pada Mei dan dan November. Informasi lebih lanjut dan formulir aplikasi bisa diunduh melalui laman CICS (www.cics.tn.nic.in/interfellowships.htm). 

Tuliskan kembali satu tujuan yang telah dipilih, sebagai tujuan yang sangat berarti dan benar-benar ingin dicapai dalam waktu dekat. Ingat, kemampuan kita terbatas, tetapi berprestasi ditengah keterbatasan adalah sebuah kepahlawanan dalam bentuk lain. Zero to Hero. 
Read More

Saturday, October 29, 2016

10 Beasiswa Terbaru 2016-2017

Bisa studi/ belajar di luar negeri merupakan keinginan banyak orang diluar sana, tentunya bagi mereka yang masih haus akan ilmu. Bisa studi ke luar negeri juga dapat memberikan suatu pengalaman yang amat sangat berharga, namun pada dasarnya kan memang pengalaman itu merupakan sesuatu yang kamu cari dan bentuk sendiri. Nah, memang tinggal di luar negeri itu juga merupakan sesuatu yang tak tergantikan, jikalau kamu tidak berusaha untuk bisa mengenal kota yang kamu tinggali, ataupun kamu belum bisa berbaur dengan orang-orang setempat, bisa dipastikan kamu bisa pulang ke negaramu nanti dengan rasa penyesalan. So.. manfaatkanlah.

Jadikan setiap kesempatan itu menjadi suatu perjalanan/pengalaman yang baik dan mengesankan, untuk nantinya bisa kita jadikan cerita di masa depan dan tentunya pelajaran hidup agar selalu terus berusaha menjadi yang terbaik. Nah, untuk kalian yang masih haus akan ilmu dan masih ingin belajar/ studi ke luar negeri, ada baiknya kamu mencoba peruntungan beasiswa-beasiswa yang masih membuka kesempatan bagi pelajar internasional. Berikut daftar beasiswa tersebut dan silahkan kalian membidiknya;


1. Beasiswa S1 di University of Iowa, USA

Jika kalian ingin melanjutkan pendidikan jenjang S1 di USA dengan beasiswa, ada baiknya mencoba peluang yang ditawarkan University of Iowa ini. University of Iowa membuka kesempatan beasiswa kuliah bagi warganegara Amerika maupun mancanegara, salah satunya Indonesia. Beasiswa ini disediakan tepatnya melalui program "Presidential Scholarship". Tiap tahun ada 20 kursi beasiswa dengan durasi hingga empat tahun. Bagi kandidat internasional, beasiswa diberikan sebesar USD 10.000 per tahun atau USD 40.000 selama program sarjana. Deadline Pendaftaran: 28 November 2016.
Untuk info selengkapnya baca laman Beasiswa S1 di University of Iowa, USA
2. Beasiswa S1 University of British Columbia (UBC) Kanada

Nah, untuk kalian yang masih haus akan ilmu-ilmu, dan sedang mencari beasiswa untuk berkuliah di luar negeri, ada baiknya anda mencoba beasiswa ini. Melalui skema International Leader of Tomorrow Award (ILOT Award), University of British Columbia (UBC) Kanada kembali memberikan sebuah kesempatan beasiswa internasional untuk siswa yang berprestasi.

Pengajuan beasiswa dan pendaftaran secara online di kampus UBC dilakukan paling lambat tanggal 1 Desember 2016. Kemudian untuk pengumuman hasil seleksi beasiswa akan diberitahukan sekiranya pada pertengahan bulan April 2017. 
Untuk info selengkapnya, bisa anda baca pada laman Beasiswa S1 University of British Columbia (UBC) Kanada .
3. Beasiswa S1 University of Alberta, Kanada

Beasiswa ini datangnya dari University of Alberta Centenary Scholarship. Program beasiswa ini merupakan beasiswa kompetisi, sehingga para pelamar/kandidat terbaiklah yang nantinya akan dipilih. Jadi usahakan sudah memiliki amunisi yang cukup ya sobat.

Perlu kalian ketahui, pendaftaran beasiswa di University of Alberta ini paling lambat sampai tanggal 15 Desember 2016. Peserta juga sudah harus mendaftar ke univesitas sebelum deadline tersebut berakhir. Untuk keputusan pemenang beasiswa akan disampaikan pada bulan Maret 2017.
Untuk info selangkapnya bisa anda baca pada laman Beasiswa S1 University of Alberta, Kanada.
4. Beasiswa ke Jepang 2016

Jika kamu tertarik untuk melanjutkan pendidikan ke jepang, mungkin beasiswa ini bisa mewujudkan impianmu. Melalui program INPEX Scholarship Foundation, kamu berkesempatan meraih mimpi kuliah di Negeri Sakura tersebut. Deadline program beasiswa ini sampai dengan 15 November 2016.
Info selengkapnya bisa dibaca pada laman Beasiswa ke Jepang 2016.
5. Beasiswa S2 di UWE Bristol, UK

University of the West of England (UWE) Bristol, UK menyediakan beberapa jenis beasiswa yang bisa diikuti pelamar internasional, di antaranya adalah Chancellor’s Scholarship dan Millenium Development Scholarship. Kedua program beasiswa ini untuk kalian yang mendambakan gelar S2 untuk durasi satu tahun melalui program master yang tersedia di UWE Bristol. Deadline program beasiswa ini dibuka sampai tanggal 13 November 2016, tepatnya untuk perkuliahan yang dimulai Januari 2017. 
Info selengkapnya bisa anda baca pada laman Beasiswa S2 di UWE Bristol, UK
6. Beasiswa Singapura (Nanyang President’s Graduate Scholarship)

Program Beasiswa NPGS ini merupakan salah satu beasiswa S3 riset untuk gelar PhD di NTU. Untuk memperoleh beasiswa S3 ini pun, kandidat/ pelamar haruslah istimewa, salah satunya benar-benar memiliki prestasi akademik baik. Deadline pendaftaran dibuka sampai 30 November 2016. 
Info selengkapnya bisa di baca di laman Beasiswa Singapura (Nanyang President’s Graduate Scholarship).
7. Beasiswa Gates Cambrigde untuk 95 Kandidat Internasional 

Melalui program Gates Cambridge Scholarship, anda berkesempatan untuk kuliah di salah satu kampus terbaik dunia ini. Beasiswa ini akan diberikan kepada sebanyak 95 kandidat, tepatnya terdiri dari 55 kursi bagi mahasiswa internasioal, sedangkan sisanya 40 kuota akan diberikan untuk warga Amerika Serikat yang beruntung dan memenuhi syarat yang ada. Deadline program Gates Cambridge Scholarship ini dibuka hingga 7 Desember 2016.
Info selengkapnya bisa anda baca pada laman Beasiswa Gates Cambrigde untuk 95 kandidat internasional .
8. Eiffel Excellence Scholarship Programme

Melalui Eiffel Excellence Scholarship Programme, anda yang berkeinginan melanjutkan studi ke perancis bisa memanfaatkan kesempatan ini. Program beasiswa ini diberikan Pemerintah Perancis untuk kandidat internasional yang berkeinginan melanjutkan studi pascasarjana mereka di lembaga perguruan tinggi Perancis. Beasiswa ini terbuka untuk jenjang master dan PhD dan kini tersedia untuk tahun akademik 2017-2018.  Deadline pendaftaran dibuka sampai 8 Januari 2017
Selengkapnya baca pada laman Eiffel Excellence Scholarship Programme
9. Beasiswa Harvard University 2017

Melalui The Environmental Fellows Program, kamu berkesempatan mendapatkan beasiswa di Harvard University. Beasiswa ini disediakan oleh Harvard University Center for the Environment, dibuka untuk kalian para kandidat internasional. Pendaftarannya dibuka sampai tanggal 18 Januari 2017.
Info selengkapnya silahkan baca pada laman Beasiswa Harvard University 2017.
10. Beasiswa Hibah Terra Foundation (Riset Kesenian AS)

Beasiswa datangnya dari Terra Foundation. Membuka kesempatan hibah 2017 bagi mahasiswa doktor, maupun ilmuan senior dan postdoctoral di luar Amerika Serikat yang ingin melakukan perjalanan riset ke AS, salah satunya Indonesia. Deadline beasiswa ini diterima paling lambat 15 Januari 2017. Pengumuman pemenang akan disampaikan pada April 2017. 
Info selengkapnya silahkan baca pada laman Beasiswa Hibah Terra Foundation (Riset Kesenian AS)
Nah, itulah beberapa peluang emas untuk bisa melanjutkan studi ke luar negeri dengan beasiswa. Jangan lupa dibidik yaa, silahkan kalian persiapkan segala macam persyaratan yang dibutuhkan. Usaha untuk mendapatkan ilmu tidak ada batasannya. Capailah cita-citamu setinggi langit!

Tuliskan kembali satu tujuan yang telah dipilih, sebagai tujuan yang sangat berarti dan benar-benar ingin dicapai dalam waktu dekat. Ingat, kemampuan kita terbatas, tetapi berprestasi ditengah keterbatasan adalah sebuah kepahlawanan dalam bentuk lain. Zero to Hero. 

Selamat mencoba dan semoga berhasil!
Jangan lupa berbagi info Seputar Beasiswa ini ya Sobat!
Read More

Saturday, October 22, 2016

Beasiswa Riset University of Oxford, UK

Mendapatkan beasiswa adalah suatu kebanggaan tersendiri, dan menggunakan beasiswa berarti kalian sudah diberikan kepercayaan untuk dapat memanfaatkannya. Berbagai proses untuk seleksi semua beasiswa rata-rata sama, yang pertama diawali dengan seleksi administrasi, semisal dokumen-dokumen ijazah, transkrip, dan sebagainya. Namun, ada baiknya jika kalian memilih luar negeri, kalian harus memiliki amunisi yang cukup dalam kemampuan bahasa asing yang dibuktikan dengan sertifikat bahasa. Ex; Toefl atau Ielts. Selain itu juga ada persyaratan yang meminta kita untuk membuat esai atau seperti motivation letter.


Perlu kalian ketahui, dalam membuat sebuah esai kita pun harus mencoba menyusunnya dengan bahasa yang baik serta maksud dan tujuan yang disampain mudah dipahami dan menggugah sehingga peluang untuk mendapatkan beasiswa bisa diterima oleh universitas atau para pemberi beasiswa. Nah, dua hal itulah yang menurut penulis sangat penting untuk dipersiapkan dari sekarang untuk anda sekalian para pemburu beasiswa, bila ingin mendaftar ke universitas terkait dan juga untuk mendapatkan sebuah beasiswa.

Bagaimana, apakah kalian berminat membidik beasiswa ini? Sebelum membidik, ada baiknya kita mengetahui jenis beasiswa yang sudah disebutkan diatas, yuk! Simak berikut ini;

1. Beasiswa Sebagian (Partial Scholarship)

Beasiswa sebagian/ partial scholarship merupakan beasiswa yang diberikan kepada penerima beasiswa hanya beberapa pendanaan saja, semisal memberikanmu dana untuk menanggung biaya operasional pendidikan dan hal-hal tertentu seperti buku pelajaran. Hal ini bisa diartikan pihak sponsor/pemberi beasiswa hanya bisa meringankan tanggungan-tanggungan tertentu.

2. Beasiswa penuh (full scholarship)

Beda dengan partial scholarship di atas, jika kalian beruntung mendapatkan beasiswa penuh ini. Karena dengan beasiswa penuh/ full scholarship ini, kalian sebagai penerima beasiswa bisa dibilang cukup tenang. Kalian hanya tinggal menjalankan kewajiban studi tanpa harus memikirkan biaya pendidikan. Dengan beasiswa ini pula, kalian sebagai penerima beasiswa akan menerima biaya hidup selama menempuh pendidikan, bahkan uang saku pun akan kalian dapatkan. Jadi, kalian tinggal belajar, belajar, dan belajar. Pertahankan prestasi kalian.

Nah, ngomongin beasiswa, kebetulan saat ini ada "Beasiswa Riset" di University of Oxford, UK. Kalian bisa memanfaatkan kesempatan ini jika kalian berminat. Program beasiswa riset ini memberi kesempatan bagi pemegang gelar doktor atau mereka yang segera menyelesaikan gelar doktor untuk melakukan riset yang berlangsung di Global Economic Governance Programme, University College, Oxford selama setahun.

Beasiswa tersebut merupakan kunjungan penelitian yang berlangsung selama dua tahun di dua lokasi berbeda yang dimulai 1 September 2017. Lebih tepatnya disebut Visiting Research Scholar. Program beasiswa yang diikuti adalah The Oxford-Princeton Global Leaders Fellowship Programme. Beasiswa ini hanya ditujukan bagi kandidat yang berasal dari negara non-OECD, salah satunya Indonesia. 

Kandidat yang beruntung akan mendapatkan diantaranya berikut ini; 
  • Masing-masing 36.309 Poundsterling selama setahun di Oxford serta 
  • Kartu universitas yang memberikan akses penuh ke perpustakaan universitas dan layanan IT. dan 
  • USD 56.500 pada tahun kedua di Princeton. Beasiswa tersebut cukup untuk memenuhi semua kebutuhan hidup selama dua tahun. 
Persyaratan: 
1. Merupakan warganegara non-OECD 
2. Memiliki pengalaman kerja di negara non-OECD
3. Telah menyelesaikan doktor (atau bukti segera selesai) pada bidang yang relevan untuk peran negara berkembang dalam pemerintahan global dan/atau ekonomi politik dunia
4. Memiliki bukti prestasi akademik yang luar biasa sebelumnya dan rencana untuk mengembangkan karir sesuai dengan tujuan dari program GLF 
5. Memiliki bukti kemampuan analis dan keterampilan meneliti yang luar biasa 
6. Memiliki bukti proyek penelitian yang dijabarkan secara jelas yang berkontribusi secara luas untuk pemahaman tentang bagaimana pembuat kebijakan dan lembaga di negara-negara berkembang dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif - terutama dalam politik global - untuk berurusan dengan dampak globalisasi dengan cara-cara yang menguntungkan penduduk mereka.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi
2. CV terbaru
3. Surat pengantar
4. Personal statement (maks 500 kata)
5. Research statement (maks 2.500 kata)
6. Dua surat referensi*Surat referensi dikirim langsung oleh referee melalui email atau alamat pos tertera di bawah.

Pendaftaran: 
Anda bisa mengunduh formulir aplikasi dan mengajukan bersama dokumen yang dibutuhkan lainnya melalui email: glf@univ.ox.ac.uk

Atau dapat dikirim via pos ke alamat berikut: 
Global Economic Governance, 
University College,
High Street
Oxford OX1 4BH, 
United Kingdom

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 28 November 2016. Kandidat akan diseleksi oleh komite yang terdiri dari enam anggota fakultas. Masing-masingnya tiga dari Oxford dan Princeton. Wawancara kemungkinan dilakukan via telepon.

Referensi, sumber : Beasiswapascasarjana[dot]com
Ingat! Kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan.

"Bisa lanjut studi di luar negeri dengan beasiswa adalah suatu kebanggaan tersendiri. Siapapun boleh untuk mencari dan mendaftarkan dirinya". 
“Kalau ada yang tanya kenapa kamu bisa dapat beasiswa, jawab saja ‘karena kamu daftar”
Read More