Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Friday, May 19, 2017

Afi Nihaya Faradisa : Kita tidak harus berpikiran sama, tapi marilah kita sama-sama berpikir

Lagi dan lagi, Afi Nihaya Faradisa kembali menjadi perbincangan netizen lantaran tulisannya di media sosial menjadi viral dan heboh. Tulisan tersebut dibuat sejak tanggal 15 mei 2017 pukul 10:21 dengan judul "Warisan". Tulisan ini membahas mengenai indahnya keberagaman yang ada di Indonesia. 
Foto: Afi Nihaya Faradisa (Facebook.com/afinihaya)
Di usianya yang terbilang masih remaja, tak sedikit orang dewasa dan juga orangtua memuji Afi, bahkan mungkin mereka mulai jatuh cinta dengan pandangan dan pola pikir Afi yang dituangkan ke dalam sebuah tulisannya. Diketahui, Afi merupakan salah seorang Siswi SMA Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur. Tulisan-tulisannya memang selalu ramai dan dinikmati banyak orang. 

Nah lewat tulisannya berjudul "warisan" yang sedang heboh kali ini, Afi pun mengajak seluruh warganegara Indonesia untuk bisa menjaga toleransi, khususnya di media sosial. Kini, berdasarkan hasil pantauan bidikbeasiswa.top di akun facebook milik Afi, tulisan berjudul "warisan" ini sudah dibagikan sekitar 27.472 kali tanggal 19/05/2017 (Update pukul 06:08) dan sudah mendapatkan respon sebanyak 5,2 rb komentar. Wow! banget bukan? :)

Penasaran tulisan afi berjudul "warisan" itu seperti apa? yuk, simak dibawah ini!

WARISAN

Ditulis oleh Afi Nihaya Faradisa
Foto: Afi Nihaya Faradisa (Facebook.com/afinihaya)

Kebetulan saya lahir di Indonesia dari pasangan muslim, maka saya beragama Islam. Seandainya saja saya lahir di Swedia atau Israel dari keluarga Kristen atau Yahudi, apakah ada jaminan bahwa hari ini saya memeluk Islam sebagai agama saya? Tidak.

Saya tidak bisa memilih dari mana saya akan lahir dan di mana saya akan tinggal setelah dilahirkan. Kewarganegaraan saya warisan, nama saya warisan, dan agama saya juga warisan. Untungnya, saya belum pernah bersitegang dengan orang-orang yang memiliki warisan berbeda-beda karena saya tahu bahwa mereka juga tidak bisa memilih apa yang akan mereka terima sebagai warisan dari orangtua dan negara.
.
Setelah beberapa menit kita lahir, lingkungan menentukan agama, ras, suku, dan kebangsaan kita. Setelah itu, kita membela sampai mati segala hal yang bahkan tidak pernah kita putuskan sendiri.
.
Sejak masih bayi saya didoktrin bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar. Saya mengasihani mereka yang bukan muslim, sebab mereka kafir dan matinya masuk neraka. Ternyata, teman saya yang Kristen juga punya anggapan yang sama terhadap agamanya. Mereka mengasihani orang yang tidak mengimani Yesus sebagai Tuhan, karena orang-orang ini akan masuk neraka, begitulah ajaran agama mereka berkata. 

Maka, bayangkan jika kita tak henti menarik satu sama lainnya agar berpindah agama, bayangkan jika masing-masing umat agama tak henti saling beradu superioritas seperti itu, padahal tak akan ada titik temu. 

Jalaluddin Rumi mengatakan, "Kebenaran adalah selembar cermin di tangan Tuhan; jatuh dan pecah berkeping-keping. Setiap orang memungut kepingan itu, memperhatikannya, lalu berpikir telah memiliki kebenaran secara utuh."
.
Salah satu karakteristik umat beragama memang saling mengklaim kebenaran agamanya. Mereka juga tidak butuh pembuktian, namanya saja "iman". Manusia memang berhak menyampaikan ayat-ayat Tuhan, tapi jangan sesekali mencoba jadi Tuhan. Usah melabeli orang masuk surga atau neraka sebab kita pun masih menghamba.
.
Latar belakang dari semua perselisihan adalah karena masing-masing warisan mengklaim, "Golonganku adalah yang terbaik karena Tuhan sendiri yang mengatakannya". Lantas, pertanyaan saya adalah kalau bukan Tuhan, siapa lagi yang menciptakan para Muslim, Yahudi, Nasrani, Buddha, Hindu, bahkan ateis dan memelihara mereka semua sampai hari ini?
.
Tidak ada yang meragukan kekuasaan Tuhan. Jika Dia mau, Dia bisa saja menjadikan kita semua sama. Serupa. Seagama. Sebangsa.
Tapi tidak, kan?
.
Apakah jika suatu negara dihuni oleh rakyat dengan agama yang sama, hal itu akan menjamin kerukunan? Tidak!
Nyatanya, beberapa negara masih rusuh juga padahal agama rakyatnya sama.
Sebab, jangan heran ketika sentimen mayoritas vs. minoritas masih berkuasa, maka sisi kemanusiaan kita mendadak hilang entah kemana.
.
Bayangkan juga seandainya masing-masing agama menuntut agar kitab sucinya digunakan sebagai dasar negara. Maka, tinggal tunggu saja kehancuran Indonesia kita.
.
Karena itulah yang digunakan negara dalam mengambil kebijakan dalam bidang politik, hukum, atau kemanusiaan bukanlah Alquran, Injil, Tripitaka, Weda, atau kitab suci sebuah agama, melainkan Pancasila, Undang-Undang Dasar '45, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam perspektif Pancasila, setiap pemeluk agama bebas meyakini dan menjalankan ajaran agamanya, tapi mereka tak berhak memaksakan sudut pandang dan ajaran agamanya untuk ditempatkan sebagai tolok ukur penilaian terhadap pemeluk agama lain. Hanya karena merasa paling benar, umat agama A tidak berhak mengintervensi kebijakan suatu negara yang terdiri dari bermacam keyakinan.
.
Suatu hari di masa depan, kita akan menceritakan pada anak cucu kita betapa negara ini nyaris tercerai-berai bukan karena bom, senjata, peluru, atau rudal, tapi karena orang-orangnya saling mengunggulkan bahkan meributkan warisan masing-masing di media sosial.
Ketika negara lain sudah pergi ke bulan atau merancang teknologi yang memajukan peradaban, kita masih sibuk meributkan soal warisan.
.
Kita tidak harus berpikiran sama, tapi marilah kita sama-sama berpikir.

Nah, itulah tulisan yang dibuat oleh Afi Nihaya Faradisa yang saat ini masih hangat di perbincangkan di sosial media. Mari sejenak kita merenung dari apa yang sudah ditulis anak remaja ini. Semoga bermanfaat!

Bidik Beasiswa merupakan portal pendidikan yang menyajikan info beasiswa dalam negeri, beasiswa luar negeri, tips dan trik beasiswa.
Read More

Wednesday, May 17, 2017

Mendaftar Beasiswa? Siapkan 10 Dokumen Penting Ini

Kitalah yang mestinya membangun motivasi dari dalam diri. Sadar, adapun orang lain (inspirator, motivator, trainer, bahkan kematian) adalah trigger, sekedar pemicu dan pemacu. Dan lagi-lagi sadar, otak kita bukanlah bejana untuk diisi, namun ia adalah api untuk dikobarkan. Mengingat pentingnya belajar, jadi kita harus termotivasi dengan banyaknya mereka diluar sana yang lebih dulu berjuang hingga pada akhirnya mereka menemukan sesuatu yang mereka cari.

Bicara beasiswa adalah bicara tentang kebanggaan. Bayangkan, dengan segala proses, persyaratan dan tes yang begitu amat sangat panjang, belum lagi banyaknya persaingan dan segala macam rintangan yang harus di lewati, merupakan satu tolak ukur dari sebuah pencapaian. Jadi itu adalah suatu prestasi yang sangat membanggakan.

Nah, kalian yang ingin mencoba beruji-nyali untuk melamar beasiswa, tentunya harus punya amunisi terlebih dahulu untuk membidiknya. Hal itu dibutuhkan agar hasilnya pun bisa dikatakan maksimal. Bagi anda yang ingin melamar beasiswa, berikut dibawah ini dokumen penting yang harus anda persiapkan untuk melamar beasiswa.

Berikut inilah dokumen beasiswa yang perlu di persiapkan jika anda ingin melamar program beasiswa:
  • Ijazah dan transkip nilai 
  • Sebuah essay atau motivation letter 
  • Curriculum vitae 
  • Tes bahasa inggris (Toefl atau Ielts) 
  • Surat rekomendasi atasan 
  • Salinan paspor 
  • Terjemahan dokumen 
  • Proposal riset 
  • Scan dokumen-dokumen 
  • Pasfoto
*Catatan: sebenarnya tergantung para pemberi beasiswa dan beasiswa apa saja yang akan kalian bidik nanti. Bisa jadi ada tambahan atau pengurangan pada setiap poinnya.

Nah, itulah beberapa poin penting yang harus kalian persiapkan untuk beruji-nyali melamar beasiswa. Jangan lupa dipersiapkan yaa. Selamat berburu beasiswa, semoga berhasil!

Ingat! kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan. 

"Karena pada dasarnya belajar tidak mengenal batas umur, jadi belajarlah!"

Selain dokumen-dokumen tersebut diatas, kalian juga harus punya mental beasiswa. Yuk simak video mental beasiswa.
Bidik Beasiswa merupakan portal pendidikan yang menyajikan info beasiswa dalam negeri, beasiswa luar negeri, tips dan trik beasiswa.
Read More

Tuesday, May 16, 2017

Keren! Inilah Para Peraih Gelar Doktor Termuda Di Dunia

Bagaimana perasaan Anda apabila meraih gelar doktor di usia muda? Apakah senang? Bangga? Jawabannya pasti kebanyakan iya. Karena pada dasarnya, untuk meraih itu semua tidak segampang membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan, kerja keras, serta kerja cerdas. Pastinya pada setiap jenjang pendidikan di perguruan tinggi, masing-masing memiliki tantangannya tersendiri. Nah, tidak sedikut pula bagi mereka para mahasiswa yang butuh waktu bertahun-tahun lamanya untuk dapat memastikan pencapainnya tersebut. 

Sebelumnya, perlu Anda ketahui jikalau kegigihan serta kerja keras dapat menjadikan orang-orang dibawah ini berhasil mendapatkan gelar doktoral (S-3) di usianya yang masih muda. Siapa sajakah mereka?


Simak juga : 15 kampus pencetak Alumni Para Startup Terkaya di Dunia
Dilansir Okezone yang Menukil dari Dario Grad School Hub, berikut ini adalah daftar orang-orang yang meraih gelar doktoral "termuda" yang pernah ada di dunia:

10. Karl Witte

Ketika menginjak usia 13 tahun, Karl mendapatkan gelar PhD dari University of Giessen. 

9. Kim Ung Yong

Kim Ung Yong bahkan sudah diundang untuk melakukan penelitian bagi NASA pada usia delapan tahun. Di usianya yang baru menginjak 15 tahun, dirinya berhasil meraih gelar PhD.

8. Balamurali Ambati

Pada usia 13 tahun, dia sudah menyelesaikan studinya di New York University untuk jenjang Sarjana. Sementara itu, pada usianya menginjak 17 tahun, dia menjadi doctor termuda di dunia.

7. Ruth Lawrence

Pada 1985, Ruth lulus dari bangku kuliahnya di Oxford University pada usia 13 tahun. Selang beberapa tahun, diusianya yang masih menginjak 17 tahun, dia sudah berhasil meraih gelar PhD di di bidang Matematika.

6. Nobert Wiener

Diusia 17 tahun, Norbert berhasil menyelesaikan studinya sampai ke jenjang Doktoral. Sehingga dia bisa mendapatkan gelar PhD di bidang Matematika dari Harvard University.

5. Sho Yano

Umumnya di umur 18 tahun, para siswa baru memasuki dunia perkuliahan di jenjang sarjana (S-1). Namun berbeda dengan anak yang satu ini, Sho Yano sudah mendapat gelar doktoral dari University of Chicago di usia 18 tahun.

4. Juliet Beni

Bisa meraih gelar akademik di usia yang sangat muda pasti membanggakan. Hal yang sama juga dirasakan oleh Juliet Beni. Di usia 19 tahun, ia sudah meriah gelar PhD di bidang psikologi dari University of California.

3. Charles Homer Haskins

Di usia 19 tahun, Charles sudah berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang doktoral dan meraih gelar PhD di Johns Hopkins University, Baltimore. Usai mendapat gelar tersebut, dia pun sempat mengajar di Harvard University.

2. Erik Demaine

Pria kelahiran Nova Scotia, Kanada, ini telah meraih gelar sarjana di usia yang masih belia yakni 14 tahun dari Dalhousie University di Halifax. Pada 2001, Demain bahkan menjadi profesor termuda yang ada di MIT yakni 20 tahun.

1. Akshay Venkatesh

Pada 1993, di usianya yang masih 11 tahun, dia sudah berhasil memenangkan medali dalam International Physics Olympiad di Virginia. Venkatesh bahwa sudah berhasil meraih gelar PhD di Princeton University pada usia 20 tahun.

Itulah 10 Orang Peraih Gelar Doktor Termuda Di Dunia. Apakah Anda ingin seperti mereka? 
Read More

Friday, May 12, 2017

Persyaratan Umum untuk Mendaftar Beasiswa

Bicara soal pendidikan memang sangat penting bagi kita semua. Bisa dibayangkan coba, jikalau di negara tercinta kita Indonesia ini tidak ada yang berpendidikan? Waah... kayaknya bisa-bisa kalang-kabut nih sobat. Oleh karena itu, hal ini memang sangat penting untuk keberlangsungan hidup kita. Dengan pendidikan, kita bisa tahu mana yang salah dan mana yang benar. Dengan pendidikan pula, kita bisa mengerti apa itu kesuksesan.

Nah, bicara pendidikan, pemerintah kita indonesia sangat mendukung sekali, terbukti dengan banyaknya lembaga pendidikan yang berdiri di negara kita ini. Pemerintah juga sedang berupaya untuk memajukan pendidikan, hal ini terbukti dengan banyaknya program, mulai dari pemberian beasiswa dan lain-lain.

Bicara beasiswa, pastinya banyak sekali beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah indonesia. Beasiswa yang sangat populer saat ini adalah beasiswa lpdp. Bukan hanya pemerintah saja, akan tetapi banyak juga dari lembaga-lembaga lainnya, baik beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Eits.. namun perlu diingat, untuk mendapatkan beasiswa juga harus punya amunisi dan daya saing kuat yaa, hal itu dikarenakan banyaknya persyaratan-persyaratan dalam proses memperoleh beasiswa. Oleh karena itu, mari kita membahas soal persyaratan-persyaratan apa saja agar kita bisa mengikuti seleksi beasiswa.
Catat! Syarat-syarat Umum Beasiswa
Ketika waktu yang ditentukan telah tiba, momentum itu menjadi penentu langkah. Apakah akan terus berjuang atau berhenti sampai di situ.

Berikut dibawah ini syarat-syarat umum yang diperlukan saat mendaftar beasiswa:

  1. Untuk mendaftar beasiswa, nilai Indeks Prestasi (GPA) sangat penting, ya minimum kalian harus memperoleh 3.00. Namun, ini bukan salah satu patokan, banyak diluar sana yang tidak mensyaratkan 3.00. Akan tetapi, anda perlu belajar dengan rajin untuk bisa mendapatkan IP minimum 3. Toh, ini kan untuk kita juga, agar peluang mendapatkan beasiswa terbuka lebar. Nah, bukan hanya itu saja ternyata, tetapi juga akan dilihat pada setiap semesternya. Jika lebih mendapatkan poin untuk peserta penerima beasiswa dengan IP yang trafiknya naik, itu salah satu perkembangan yang baik dan berpeluang lebih besar.
  2. Untuk mendaftar beasiswa, Kemampuan berbahasa Inggris adalah hal lain yang amat penting. Merka biasanya yang dipakai adalah IELTS min. 6,5 atau TOEFL min. 500. Oleh karena itu, banyaklah belajar dan persiapkan kemampuan bahasa inggris anda.
  3. Untuk mendaftar beasiswa, batasan umur juga dipertimbangkan. Biasanya batasan umur yang ditetapkan berbeda-beda, tergantung jenjang yang akan diambil. Misalnya akademi, BA, pasca sarjana, ataupun juga doktor.
  4. Untuk mendaftar beasiswa, keadaan finansial juga dipertimbangkan. Untuk mendapatkan beasiswa, kemampuan ekonomi seseorang juga turut memengaruhi layak tidaknya ia mendapatkan beasiswa. Untuk mendapatkan beasiswa dengan alasan ini kamu juga harus memberi bukti-bukti otentik bahwa kamu berasal dari keluarga yang kurang mampu. Misalnya surat keterangan dari Pak RT/Lurah.
  5. Untuk mendaftar beasiswa, formulir aplikasi sangat penting. Banyak dari mereka yang melamar dan gugur lantaran soal formulir. So... Formulir harus diisi selengkap-lengkapnya ya sobat, sebenar-benarnya dan tentunya sejelas-jelasnya. Sobat juga harus melampirkan beberapa dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk seleksi. Biasanya di formulir ini juga ada essay mengenai alasan mengapa kamu pantas mendapatkan beasiswa itu, atau topik lain yang ditentukan oleh pihak pemberi beasiswa.
  6. Pekerjaan, beberapa beasiswa mensyaratkan bahwa calon pelamar harus memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, dan umunya yang memiliki kesempatan besar untuk mendaparkan beasiswa di luar negeri bagi mereka adalah Pegawai Negeri Sipil.
  7. Dan yang selanjutnya adalah surat rekomendasi dari profesor, dosen, ataupun pimpinan di tempat Anda bekerja. Perlu diketahui, surat rekomendasi yang baik akan menjadi penunjang poin lebih yang menunjukkan bahwa kalian layak mendapat beasiswa di mata para reviewer/ penyeleksi beasiswa.
Nah, sebenarnya masih ada banyak lagi persyaratan-persyaratan khusus lainnya yang berbeda, tentunya pada setiap jenis dan jenjang beasiswa. Persyaratan-persyaratan umum ini menjadi basic dasar saja, agar dipersiapkan dengan baik oleh kalian para pemburu beasiswa. Bagiamana, apa kalian siap dengan persyaratan-persyaratan diatas? Yuk, sama-sama mempersiapkan diri.
Perlu kalian ketahui, persyaratan diatas hanya sekedar gambaran saja, tergantung nantinya para pemberi beasiswa sendiri yang mensyaratkan poin-poin apa saja. Bisa jadi yang diatas masuk, ataupun bisa juga beberapa poin persyaratan diatas di tiadakan. 
Yakin. Adanya tujuan dan orientasi yang jelas, bisa mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa berbagi info seputar beasiswa ini ya sobat!
Read More

Wednesday, May 10, 2017

Tips Berlatih Writing Skill untuk Tes Ielts

Hai sobat seputar beasiswa.. Tidak bosan-bosannya mengingatkan bahwa jangan pernah lelah untuk terus menuntut ilmu dan coba galilah selalu kemampuan yang kita miliki, selama kita masih diberi kesempatan dalam menjalani hidup. Sebab dengan ilmu, kita akan tahu apa-apa saja yang harus kita lakukan dan kerjakan. Dengan ilmu, kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selalu menghadang di dalam kehidupan ini. Dengan ilmu pula, kita bisa lebih banyak memberi manfaat-manfaat untuk orang lain. Bahkan dengan ilmu pula, kita akan terus banyak bersyukur dan terus berusaha menjadi yang terbaik dalam mengisi kehidupan ini.

Perlu di ingat pula, jika bicara soal beasiswa, sering kita dihadapkan dengan proses seleksi yang semuanya rata-rata sama, tidak lain adalah dengan diawali; seleksi administrasi semisal dokumen-dokumen ijazah, transkrip, dan lain-lain. Namun ada juga yang paling penting menurut penulis di sini adalah pastinya bila ingin mendapatkan beasiswa di luar negeri kita harus mempunyai satu kemampuan bahasa asing yang dibuktikan dengan sertifikat bahasa. 

Ada juga persyaratan-persyaratan lainnya yang meminta pelamar/ pembidik beasiswa untuk membuat sebuah essay atau seperti juga motivation letter. Nah, perlu kalian ketahui, dalam membuat sebuah essay kita pun harus mencoba menyusunnya dengan bahasa yang baik serta maksud dan tujuan yang disampain mudah dipahami dan menggugah sehingga peluang untuk mendapatkan beasiswa bisa diterima oleh universitas atau para pemberi beasiswa. Itulah dua hal yang menurut penulis sangat penting untuk dipersiapkan dari sekarang, bila ingin mendaftar ke universitas terkait dan juga untuk mendapatkan sebuah beasiswa.

Pada kesempatan kali ini, mari kita membahasa sedikit tentang tips-tips yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memulai latihan writing untuk mengikuti tes IELTS. Writing merupakan salah satu komponen penting dari tes IELTS. Dalam tes IELTS sendiri, writing terbagi menjadi dua soal, yakni: 
  • Task 1 yang meminta peserta untuk menuliskan laporan berdasarkan grafik, bagan atau diagram yang diberikan, dan kemudian 
  • Task 2 yang meminta peserta untuk menuliskan essai berdasarkan topik yang diberikan oleh si penguji.
Nah, tidak usah panjang lebar, langsung saja yuk! Mari simak beberapa tips yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memulai latihan writing untuk mengikuti tes IELTS seperti yang dilansir Hotcourses. Berikut dibawah ini tipsnya:


1. Membaca (Bacalah pertanyaan dengan baik)

Tips pertama berlatih "Writing Skill" untuk tes ielts: bacalah pertanyaan dengan baik, garis bawahi poin penting yang perlu dijelaskan dalam tulisan Anda. Hal ini bisa membantu Anda untuk menjawab dengan relevan dan mencegah Anda menuliskan bahasan yang keluar dari topik.

Untuk task 1, Anda perlu menghubungkan tulisan Anda dengan data-data yang bisa Anda dapatkan dari diagram, bagan, ataupun grafik. Gunakanlah data-data atau gambar yang ada untuk mendukung pernyataan Anda.Topik yang kerap muncul dalam task 1 adalah meminta peserta untuk membandingkan data (misalnya: membandingkan populasi dari tahun ke tahun, membandingkan biaya hidup dari negara yang satu dan yang lain) atau menjelaskan diagram yang diberikan (misalnya: menjelaskan cara membangkitkan tenaga listrik dari gelombang laut, menjelaskan bagaimana rumah kaca menyerap cahaya matahari).

Untuk task 2, peserta akan diminta untuk menuliskan argumen. Misalnya: Apakah Anda setuju bahwa perkembangan teknologi jaman sekarang berpengaruh buruk terhadap remaja? Untuk pertanyaan seperti ini, Anda perlu menegaskan jawaban Anda (setuju atau tidak) dari awal dan kemudian memberikan alasan yang jelas, dengan didukung oleh contoh-contoh yang relevan (bisa diambil dari pengalaman Anda sendiri).

2. Mendahulukan (Kerjakan task 2 terlebih dahulu)

Selanjutnya tips kedua berlatih "Writing Skill" untuk tes ielts adalah; Task 2 bernilai 2 kali lipat dari task 1. Oleh karena itu kerjakanlah task 2 terlebih dahulu untuk memastikan Anda menyelesaikannya dengan baik.

3. Perencanaan (Jangan langsung memulai menulis)

Pada tips ketiga dalam berlatih "Writing Skill" untuk tes ielts adalah; Setelah membaca soal, jangan langsung mulai menulis. Tetapi buatlah perencanaan terlebih dahulu mengenai bagaimana Anda akan menjawab pertanyaan dan bagaimana Anda akan membagi tulisan Anda dalam paragraf, serta poin apa saja yang perlu Anda masukkan dalam tiap paragraf. Dengan demikian, Anda bisa menulis dengan lebih lancar.

4. Ingat akan Word Limit

Tips yang keempat; Jangan menulis lebih sedikit dari word limit yang diberikan. Task 1 meminta peserta untuk menuliskan minimal 150 kata dan task 2 minimal 250 kata. Jika Anda menulis kurang dari word limit yang diberikan, maka nilai Anda akan dikurangi.

Tetapi hindari juga menulis terlalu panjang. Ingat akan batas waktu yang diberikan. Yang dinilai adalah kualitas tulisan, bukan kuantitas. Selain itu untuk mendapatkan nilai yang baik, pastikan tulisan Anda selalu relevan dengan topik yang diberikan. Jangan menuliskan argumen atau pernyataan yang tidak diperlukan. Semakin panjang tulisan Anda, semakin besar kemungkinan untuk membuat kesalahan. Tulislah seperlunya dan gunakan waktu yang tersisa untuk memeriksa kembali tulisan Anda.

5. Hindari Mengulang Soal atau Kalimat

Tips kelima; Jika Anda menuliskan soal dalam tulisan Anda, bagian tersebut tidak akan dihitung. Misalnya soal yang diberikan adalah: Machine translation (MT) is slower and less accurate than human translation and there is no immediate or predictable likelihood of machines taking over this role from humans. Do you agree or disagree? Jika Anda menjawab dengan : I agree that Machine translation (MT) is slower and less accurate than human translation, maka bagian yang digaris bawahi tersebut tidak akan dimasukkan dalam word count.

6. Perhatikan Gaya Tulisan

Selanjutnya tips keenam; IELTS mengharuskan gaya penulisan formal. Gunakanlah “is not” daripada “is’nt”. Hal ini juga akan dinilai. Hindari juga menulis dalam kalimat yang panjang, karena semakin panjang kalimat, semakin besar kemungkinan untuk salah.

7. Tips Menghemat Waktu

Dan untuk tips terakhir yaitu tips ketujuh; Seperti yang dijelaskan di poin nomor 3, merencanakan sebelum menulis akan membantu menghemat waktu Anda. Begitu selesai membuat perencanaan, Anda tidak akan bingung mengenai apa yang perlu Anda tulis.

Untuk mengetahui apakah Anda telah mencapai target word limit, hitunglah jumlah baris tulisan Anda, bukan kata per kata. Sebelum mengikuti ujian, Anda tentunya sudah sering berlatih bukan? Setiap kali berlatih menulis, hitunglah perkiraan berapa kata yang biasa Anda tuliskan dalam tiap baris. Kemudian kalikan baris tersebut dengan jumlah kata. Dengan demikian Anda bisa mendapatkan perkiraan word count Anda.

Nah, itulah beberapa tips berlatih writing skill untuk tes ielts. Sebaiknya Anda mengalokasikan waktu untuk merencanakan tulisan dan memeriksa ulang tulisan Anda.
Catatan Penting: kualitas penulisan selalu lebih penting dari kuantitas. Tim penilai tidak akan membaca kata per kata dari tulisan Anda, jadi gunakanlah kalimat yang tegas. Aturlah tulisan Anda dalam paragraf yang teratur, supaya penilai bisa menangkap poin yang Anda sampaikan dengan jelas.

Kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan. Selamat belajar dan mencoba. Semoga bermanfaat!
Read More

Monday, December 5, 2016

Kebiasaan Orang-orang Sukses Adalah...

Hai sobat bidik beasiswa... kalian masih semangat kan dalam mencari beasiswa? Ingat! Kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan. Bukankah kemenangan adalah salah satu tujuan yang selama ini kita dambakan!

Bicara pendidikan, sangat penting memang bagi kehidupan kita semua, dan hal tersebut itu realita. Bisa dibayangkan coba, jikalau di negara tercinta kita Indonesia ini tidak ada yang berpendidikan? Waah... kayaknya bisa-bisa kalang-kabut nih sobat. Oleh karena itu, pendidikan menjadi halpenting memang untuk keberlangsungan hidup kita. Dengan pendidikan, kita bisa tahu mana yang salah dan mana yang benar. Dengan pendidikan pula, kita bisa mengerti apa itu kesuksesan. Nah, bicara kesuksesan, apa sih yang sering dilakukan orang-orang sukses diluar sana? mari sedikit kita bahas ilmunya.

Orang-orang sukses sering sekali haus akan ilmu, mereka dengan asiknya selalu menamanfaatkan waktunya untuk terus belajar, salah staunya yaiu dengan banyaknya membaca. Membaca disini umum ya sobat, banyak bacaaan yang mereka lahap semisal buku-buku bisnis, marketing, komunikasi, sejarah, budaya, matematika dan masih banyak lagi yang lainnya. 

"Ketika waktu yang ditentukan telah tiba, momentum itu menjadi penentu langkah. Apakah akan terus berjuang atau berhenti sampai di situ".
Dengan membaca, mereka lebih tahu dan mengenal dunia. Nah, berikut dibawah ini adalah contoh orang-orang sukses dengan kebiasaan membacanya. Mau tahu? Yuk, simak debawah ini sampai selesai!

  • Oprah Winfrey

Pada tulisan kali ini, ada Oprah Winfrey. Siapa yang tak kenal Oprah Winfrey dan kisah kesuksesannya yang begitu heroik. Oprah saat ini menjadi inspirasi dari banyak orang di dunia ini. Dan dia, bisa menjadi seperti sekarnag ini karena dia adalah orang yang rajin membaca buku sebagai inspirasi-inspirasi dalam kehidupan sehari-harinya.

  • Elon Musk

Untuk selanjutnya, kebiasaan membaca buku dan terbukti sukses adalah Elon Musk. Perlu kalian ketahui, Elon Musk ini adalh orang yang begitu terkenal dengan bisnis dan inovasi-inovasinya yang mengkedepankan proyek jangka panjang seperti mobil listrik dan proyek luar angkasa. Sedari kecil, Elon Musk yang di juluki sebagai Iron Man dunia nyata ini menjadikan membaca buku sebagai kebiasaan dan pembuka wawasan serta inspirasi-inspirasi dia dalam setiap mengambil keputusan.

  • Mark Cuban

Kalian tahu siapa Mark Cuban? Ya, Mark Cuban merupakan salah satu pebisnis yang paling sukses di negara Amerika Serikat. Dia adalah orang yang begitu menggilai membaca buku di kesehariannya. Selama sehari, tepatnya kurang lebih selama 3 jam, waktunya digunakan untuk membaca buku-buku kesukaannya.

  • Mark Zuckerberg

Untuk orang satu ini pasti kalian tahu itu. Ya benar, yaitu Mark Zuckerberg. Pria yang terbilang sangat populer dengan jejaring sosial besutannya yaitu Facebook. Ngomong-ngomong Mark Zuckerberg, beliau juga terkenal sebagai pembaca buku yang setia. Bayangkan, dia selalu menyempatkan untuk membaca buku di sela-sela kehidupan berbisnis dan berkeluarganya.

  • Bill Gates

Bicara Bill Gates, Kalian pasti tahu tentang orang paling kaya di dunia ini. Beliau merupakan Big bos Microsoft. Tahukah Anda sobat, Bill Gates termasuk orang yang selama hidupnya tidak pernah lepas dari membaca buku. Bahkan selama setahun, dia bisa membaca lebih dari 50 buah buku. Ini artinya, selama seminggu, dia telah mebereskan 1 buah buku habis dia baca. Dan terbukti bukan, jikalau manusia yang satu ini selalu haus akan ilmu, dan ilmu sendiri membawanya hingga mencapai kesuksesan.

Are you ready to drive a change? Nah, itulah beberapa orang sukses di dunia dengan segala kebiasaan membacanya. Apakah Anda tertarik untuk mengikuti jejak mereka? Selamat mencoba dan semoga Anda menjadi orang-orang sukses yang selalu haus akan ilmu dan tentunya menjadi manfaat bagi banyak orang!
Read More

Thursday, December 1, 2016

Inilah 5 Program Pertukaran Pelajar Ke Luar Negeri

Are you ready to drive a change? Dalam hal-hal pendidikan, negara-negara maju lebih cenderung mempunyai pendidikan yang lebih berkualitas. Nah, untuk itu, kalian bisa mengambil kesempatan tersebut untuk mendapat ilmu sebanyak-banyaknya, sehingga nantinya kamu akan memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman dengan perspektif internasional. Banyak jalan agar kalian bisa memperoleh banyak pembelajaran (ilmu), baik itu di dalam negeri ataupun luar negeri sekalipun. Caranya dengan menggunakan biaya sendiri, mengikuti banyak program pertukaran pelajar, ataupun memanfaatkan beasiswa-beasiswa yang ada, tentunya semua hal tersebut jelas melalui beberapa proses tahapan seleksi.

Ingat! Seperti yang sudah banyak orang bijak katakan; bahwa jangan pernah lelah untuk terus menuntut ilmu dan coba galilah selalu kemampuan yang kita miliki selama kita masih diberi kesempatan dalam menjalani hidup. Sebab dengan ilmu, kita akan tahu apa-apa saja yang harus kita lakukan dan kerjakan. Dengan ilmu, kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selalu menghadang di tengah kehidupan yang kita jalani ini. Dengan ilmu pula, kita bisa lebih banyak memberi manfaat-manfaat untuk orang lain. Bahkan dengan ilmu pula, kita akan terus banyak bersyukur dan terus berusaha menjadi yang terbaik dalam mengisi kehidupan ini.


Nah, pada kesempatan sore ini, jika Anda tertarik untuk bisa merasakan sensasi belajar/ menempuh studi di luar negeri, ada baiknya Anda mempersiapkan diri untuk bisa mengikuti (Exchange Program/ Pertukaran Pelajar). Banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan tentunya dari program semacam ini. Karena pada dasarnya, kesempatan untuk bisa merasakan perbedaan proses belajar di luar negeri merupakan satu pengalaman yang menarik dan ini patut Anda coba agar Anda memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman dengan perspektif internasional. 

Program ini tersedia dalam berbagai pilihan dan juga bisa diambil oleh pelajar SMA dan mahasiswa semester awal. Jika Anda tertarik untuk mengikutinya, berikut ini adalah 5 daftar program exchange seperti yang sudah dilansir Berkuliah, tentunya yang bisa diambil oleh mahasiswa maupun pelajar dari Indonesa. Apa sajakah itu? Yuk simak berikut ini;

5. Program "Ship for Southeast Asian Youth Programme (SSEAYP) - ASEAN"

Untuk program yang kelima ada "SSEAYP". Program ini memiliki tujuan utama yaitu untuk mempererat hubungan persaudaraan serta juga toleransi dari pada pemuda yang tepatnya tinggal di 10 negara ASEAN serta Jepang. Nah, perluasan sudut pandang dari para peserta program ini juga dijadikan sebagai satu tujuan dalam kaitannya untuk memperkuat semangat dan hubungan kerjasama internasional antar negara. Seperti nama dari program ini, kapal merupakan media ataualat transportasi yang disediakan untuk program ini. Jadi selama didalam kapal bisa dimanfaatkan untuk berbagi cerita dan juga saling mengenal satu sama lain. Berbagai diskusi tentu bisa dilakukan dengan para peserta dari negara lain baik ketika berada didalam kapal maupun ketika di negara-negara yang dikunjungi. Jika Anda tertarik, silahkan berselancar ke laman http://www.sseaypindonesia.org/ atau di http://www8.cao.go.jp/youth/kouryu/h14/sseayp/sseayp-main-e.html.

4. Program "Indonesia–Korea Youth Exchange Program (IKYEP), Korea Selatan"

Pada posisi nomor 4 ada "IKYEP". Kementrian Pemuda dan Olahraga RI dan Kementrian Kesetaraan Gender dan Keluarga dari Korea Selatan menyelenggarakan program resmi ini mulai dari tahun 2008 dengan MOU yang ditandatangani pada tahun 2009. Nah, pada program IKYEP sendiri biasanya diadakan selama 20 hari yaitu 10 hari di Indonesia dan 10 hari di Korea Selatan yang dilangsungkan pada bulan November. Berbagai kegiatan dalam program ini meliputi kunjungan kehormatan ke pusat-pusat kegiatan pemuda, pengenalan budaya, merasakan tinggal dengan keluarga, dan banyak lagi yang lain. Tentunya sangat menarik untuk bisa mengikuti program pertukaran pelajar ini. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan berselancar di http://ikyep.org/.

3. Program "Youth for Understanding (YFU), Jerman"

Pada posisi ketiga ini ada "YFU". Perlu Anda ketahui, jika di Jerman ada juga satu program yang ditawarkan bernama Youth for Understanding (YFU) yang pada dasarnya merupakan sebuah organisasi nirlaba skala internasional dengan program pendidikan di 64 negara di dunia. Sejak tahun 1951, YFU sudah menyelenggarakan dan membuktikan kesuksesannya dalam mengelola program pertukaran pelajar diseluruh dunia. Saat ini YFU bisa dibilang menjadi organisasi terbesar dan tertua dalam hal pertukaran pelajar di dunia. 

Nah, pada "YFU" sendiri, budaya merupakan fokus utama dari program ini dikarenakan memang budaya lebih diyakini sebagai hal yang paling penting kaitannya dengan peningkatan keterampilan mahasiswa di lingkup internasional. Lebih dari 50 negara sudah dicakup oleh YFU dalam program yang berlangsung selama 1 tahun. Untuk YFU yang berada di Indonesia memungkinkan mahasiswa dari Indonesia untukisa mengikuti program pertukaran pelajar di negara-negara antara lain Jepang, China, Korea, Australia, Turki, Serbia, Amerika, Mexico, Jerman, Belanda, Switzerland, Perancis, Austria, Belgia, Estonia, dan Lithuania. Dengan semakin banyaknya pilihan dari negara untuk pertukaran pelajar, semakin menarik pula program ini untuk kamu ambil. Jika Ada yang tertarik dengan program satu ini, silahkan berselancar mencari informasi selengkapnya disini http://www.yfu.or.id/ dan bisa kunjungi juga https://www.yfu.org/. 

2. Program "Encompass Trust, Inggris"

Untuk urutan kedua ada Encompass Trust – Inggris. Tak dapat dipungkiri jika Inggris adalah salah satu negara populer dalam hal menempuh studi di luar negeri. Oleh karenanya, program ini menjadi pilihan tepat untuk Anda yang memang benar-benar ingin mencoba terlebih dahulu untuk tinggal dan belajar di Inggris. Program ini sudah dilangsungkan sejak tahun 2003 dan sudah terbukti berhasil untuk mempertemukan berbagai latar belakang budaya, agama, dan masyarakat dari berbagai mahasiswa yang ikut dalam program ini. Pada intinya adalah program ini dirancang untuk menghilangkan dan melawan stereotype negatf yang mungkin sudah menjalar pada diri para remaja. 

Untuk negara-negara yang menjadi bagian daripada program ini sendiri meliputi Negara (Palestina, Indonesia, Israel, Inggris, dan Amerika). Nah, presentasi budaya, diskusi kelompok, serta berbagai aktifias lain yang sangat menyenangkan akan dilakukan semua peserta program ini dalam waktu 10 hari. Untuk acaranya sendiri biasa diadakan di kawasan London, Inggris serta juga Wales atau Skotlandia. Jika Anda tertarik untuk join program ini, silahkan berselancar untuk mendapatkan Informasi lebih lengkap di http://www.encompasstrust.org/.

1. Program "International Student Festival in Trondheim (ISFIT), Norwegia"

Nah, untuk urutan pertama diisi oleh "ISFIT". Walaupun pada dasarnya bukan merupakan program untuk bisa mengikuti kegiatan sekolah atau kuliah di Norwegia, namun sejumlah totl 18 seminar yang ditawarkan selama program ini tentu sangat sayang untuk dilewatkan. Program ini merupakan sebuah festival pelajar internasional yang paling besar di dunia. Sejumlah total 400 pelajar dari seluruh dunia setiap 2 tahun sekali akan mengikuti program ini. Berbagai topik yang lingkupnya internasional seperti (politik, sosial, dan beragai hal lainnya) dijadikan sebagai tea dalam setiap penyelenggaraan program ini. Dalam setiap penyelenggaraanya di Trondheim, Norwegia, selalu ada berbagai presentasi budaya yang tentu akan mengenalkan para pelajar internasional kepada berbagai budaya di dunia. Nah jika kamu ingin sekali merasakan tinggal di Norwegia serta juga mendapatkan berbagai ilmu dalam berbagai hal dan mendapatkan teman-teman dari seluruh dunia, kamu bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti program ISFIT ini. Untuk informasi selengkapnya, silahkan baca dilaman http://www.isfit.org/. 

Nah, itulah beberapa program pertukaran pelajar internasional/ Exchange Program yang sekiranya bisa Anda ikuti sebagai pelajar/ mahasiswa dari Indonesia. Nah, tentunya masih ada banyak lagi di luar sana seputar program-program sejenis yang tentunya bisa Anda manfaatkan untuk merasakan sensasi berada di luar negeri. Tertarik?

"You can expand your networks, challenge yourself to new skills, and see the world differently beyond classrooms".

Selamat mencoba dan semoga Anda yang beruntung!
Read More

Thursday, November 17, 2016

Tips Berhemat Saat Anda Belajar di Luar Negeri

Jadikan setiap kesempatan itu menjadi suatu perjalanan/pengalaman yang baik dan mengesankan, untuk nantinya bisa kita jadikan cerita di masa depan dan tentunya pelajaran hidup agar selalu terus berusaha menjadi yang terbaik. Ketika waktu yang ditentukan telah tiba, momentum itu menjadi penentu langkah. Apakah akan terus berjuang atau berhenti sampai di situ. Yakin, adanya tujuan dan orientasi yang jelas, bisa mengubah kelemahan menjadi kekuatan. 

Bisa studi/ belajar di luar negeri merupakan satu diantara banyak keinginan orang diluar sana, hal ini tentunya bagi mereka yang masih haus akan ilmu merupakan satu batu loncatan dalam mendapatkan pendidikan yang lebih baik lagi. Bisa studi ke luar negeri juga tentunya dapat memberikan suatu pengalaman yang amat sangat berharga, pada dasarnya kan memang pengalaman itu merupakan sesuatu yang kamu cari dan bentuk sendiri.


Nah, bisa belajar dan tinggal di luar negeri juga merupakan sesuatu yang tak tergantikan loh, bayangkan jikalau kamu tidak berusaha untuk mengenal kota yang kamu tinggali disana, ataupun kamu belum bisa berbaur dengan orang-orang di sekeliling tempat kamu berpijak, kemungkinan bisa dipastikan suatu saat nanti kamu akan pulang kampung ke negaramu dengan rasa penyesalan dan kekecewaan. Jadi intinya, manfaatkanlah.

Eits.. tapi perlu diingat juga, ketika kita sedang berada/studi di luar negeri, kita juga harus pintar-pintar mengatur kehidupan kita disana, salah satu yang paling penting adalah berhemat. Keperluan-keperluan diatas misalnya, jikalau nantinya menimbulkan atau mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, misal jalan-jalan ke kota ini itu dengan tujuan mengenal kota tersebut, ada baiknya kalian baca "Tips Menghemat Uang Saat Belajar di Luar Negeri". Hal ini akan menjadikan kehidupan kita disana lebih stabil tentunya, tanpa ada kekurangan. Apa sajakah tips berhemat ketika kita berada/belajar di luar negeri? Berikut dibawah ini tips-tips berhematnya seperti yang sudah dilansir berkuliah.com. Yuk simak dibawah ini;

6. Kalian Harus Menjelajahi Tempat-tempat Wisata Sendirian (tanpa jasa tur guide)

Tips berhemat yang keenam ini; Sebelum pergi berlibur ada baikanya Anda mencari informasi  terlebih dahulu pada teman yang sudah pernah pergi kesana. Mintalah tips-tips tempat mana saja yang harus dikunjungi agar Anda tidak kebingunan dari mana harus mulai menjelajahi tempat tersebut. Jika sudah paham, Anda tidak perlu menyewa tur guide dan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan. Saat menjelajah sendirian Anda akan lebih leluasa menikmati liburan. Jika ingin membeli souvenir pintar-pintarlah menawar dengan harga yang miring. Jika tersesat, Anda bisa bertanya pada penduduk sekitar atau para pedaganng. Terkadang beberapa tempat juga disediakan peta bagi para wisatawan.

5. Kalian Juga Harus Mandiri (Memasak, atau cari makanan lokal yang murah tentunya)

Tips selanjutnya yang kelima agar bisa berhemat yaitu; saat berlibur untuk menghemat pengeluaran, Anda bisa membawa bekal sendiri. Anda tinggal membeli bahan dan memasaknya. Anda juga bisa meminta bantuan teman untuk membantu memasak. Selain hemat Anda tidak perlu repot lagi untuk mencari tempat makan ditempat wisata. Dengan uang yang sedikit Anda bisa kenyang dan tentunya makanan sehat dan bersih. Atau kalau tidak sempat memasak Anda bisa mencari tempat makan lokal yang murah dan terjangkau. Seperti dipasar atau di pinggir jalan sekitar tempat wisata. Selain dapat mecicipi makanan lokal Anda juga bisa beriteraksi dengan penjual. Tetapi Anda juga harus mempertimbangkan kebersihannya.  

Jika di tempat berlibur harga fast food lebih murah, Anda bisa makan di tempat tersebut. Terkadang terdapat beberapa negara dimana harga fast foot sangat mahal dari pada makanan lokal. Jika kebetulan itu murah hal ini juga menguntungkan Anda. Cermat-cermat menghemat uang Anda. Jangan pernah Anda makan ditempat-tempat turis karena mereka akan menawarkan harga yang selangit. Dan biasanya menu yang disajikan bukan makanan lokal melainkan makanan terkenal dan para penjual tentunya akan mengambil keuntungan yang lumayan dengan turis. Karena menurut para penjual para turis hanya datang dan membeli sekali saja di tempat itu.

4. Kalian juga Harus sebisa mungkin, Membayar langsung dengan ATM atau Kartu Kredit

Untuk tips berhemat keempat, cobalah membayar langsung biasanya potongannya jauh lebih kecil, daripada saat Anda mengambil uang tabungan dari ATM. Saat Anda manabung uang untuk berlibur sebaiknya Anda menyimpan setengahnya pada kartu ATM. Karena ketika membayar sesuatu dengan ATM atau kartu kedit Anda bisa mendapat potongan harga mungkin bisa saja pihak bank atau perusahaan sedang mengadakan promo. Kartu ATM dan Kartu Kredit lebih efektif dalam pembayaran dari pada uang tunai, siapa tahu tempat yang Anda kunjungi menggunakan mata uang yang berbeda dari yang biasa Anda gunakan. Hal ini mempermudah dalam pembayaran dan Anda tidak perlu menukar uang dengan mata uang yang berbeda. Menghemat tenaga, waktu dan pengeluaran Anda. Tapi juga harus ingat bahwa Anda tidak boleh boros. Jika Anda membeli barang dan  tempat tersebut tidak menyediakan mesin ATM, atau kartu kredit seperti saat membeli makanan di pedagang kaki lima atau loket karcis, Anda bisa menyiapkan beberapa uang tunai dalam dompet Anda. Gunakan seperlunya saja terutama saat Anda benar-benar membutuhkannya.

3. Nah, Jika Kalian ingin Pergi ke Tempat/ Negara lain, utamakan Cari Diskon Promo Tiket Kereta atau Pesawat

Tips selanjutnya yaitu dengan rajin-rajinlah mencari informasi harga tiket pesawat atau kereta api, karena terkadang banyak perusahan saling berlomba-lomba untuk menarik para pelanggan dengan mengadakan diskon besar-besaran. Bahkan Anda bisa mendapatkan tiket gratis. Promo tket ini biasanya diadakan secara mendadak, siapa tahu saat sedang mencari informasi Anda adalah salah satu orang yang beruntung. Pilih paket liburan Anda dengan tujuan yang sudah direncanakan.  Setelah mendapatkannya Anda bisa memesan tiket. Terkadang Anda bisa mendapat diskon dengan menunjukan kartu mahasiswa. Sangat menghemat pengeluaran Anda bukan. Tiket sudah ditangan saatnya berlibur tanpa khawatir akan biaya yang membengkak. Jangan lupa untuk membeli tiket untuk kepulangan Anda. Lebih baik tidak menginap, tetapi jika ingin menginap Anda bisa meninap di rumah teman untuk menghemat pengeluaran.

2. Ada baiknya Kalian Menggunakan Transportasi Umum

Tips Kedua untuk berhemat adalah dengan menggunakan Transportasi umum seperti bus dan kereta api tentunya akan jauh lebih murah dari transportasi lainnya. Terkadang di luar negeri ketika kita menggunakan transportasi umum kita harus membeli kartu tiket. Pastinya Anda sudah punya. Anda bisa menggunakan itu saat berlibur. Tapi jika jarak wiasata Anda dekat sebaiknya berjalan kaki, karena bisa menghemat pengeluaran. Mungkin bisa juga Anda menyewa sepeda dan menjaelajahi tempat wisata tersebut dengan bersepeda. Jangan menaiki taksi karena tarif taksi sesuai dengan argo.

1. Kalian Harus Mencoba Membuat Perencanaan Keuanganmu Sendiri

Tips berhemat saat hidup/ berstudi diluar negeri yang pertama adalah dengan membuat perencanaan. Buatlah daftar apa saja yang Anda butuhkan. Tempatkan kebutuhan terpenting pada urutan teratas. Jika Anda mengunjungi tempat wisata di negara dimana Anda sedang menempuh pendidikan tentunya ini sangat membutuhkan uang. Sebelum pergi berlibur Anda harus merencanakan jauh-jauh hari. Sisakan beberapa uang yang Anda punya. Meski Anda harus menekan biaya penegluaran. Setiap hari Anda bisa mengumpulkan uang. Pisahkan uang Anda tersubut. Lebih baik Anda menggunakan uang untuk berlibur dari pada membeli barang yang tidak berguna. Tentunya Anda harus manahan sesuatu yang ingin dibeli.

Buat daftar apa saja yang dibutuhkan saat berlibur. Seperti biaya untuk transportasi, makan, dan tiket untuk masuk suatu wisata jika tempat itu memungut biaya. Rincikan dan jumlah berapa nominal uang yang Anda butuhkan dan mulailah untuk menabung. Usahakan uang yang Anda tabung melebihi target siapa tahu dana yang sudah Anda rinci ternyata sedikit mahal ketika sampai ditempat wisata. Jika saat berlibur dan uang Anda sisa, maka bisa menggunakan uang tersebut untuk keperluan lainnya.

Nah, itulah beberapa tips berhemat yang bisa kalian terapkan saat belajar di luar negeri. Semoga dengan tips tersebut, kalian bisa jauh dari yang namanya kekurangan atau bahkan dijauhkan dari yang namanya hutang-piutang. 

Selamat mencoba dan semoga menjadi manusia-manusia yang sukses dan bisa membangun Indonesia agar lebih baik lagi.    
Read More

Prospek Kerja Jurusan Hubungan Internasional (HI)

Bisa studi ke jenjang yang lebih tinggi merupakan suatu anugerah tersendiri. Bersyukur bagi kalian yang sudah bisa berkuliah, baik itu dengan beasiswa ataupun dengan biaya yang dikeluarkan sendiri/ dari orangtua. Yang pasti, itulah bentuk keberuntunganmu yang diberikan Tuhan untuk terus bisa belajar dan belajar. Nah, bagaimana jika sudah lulus dari tempat studi? Apa yang selanjutnya mesti kita kerjakan?

Mencari kerja adalah salah satu solusi yang paling sering dilakukan seseorang yang baru saja menyelesaikan studi. Hal ini memang dikarenakan keinginan masing-masing individu untuk meniti karirnya terjun langsung didunia kerja, sebagai salah satu tolak ukur mereka mempreaktikan ilmu-ilmu yang sudah di dapat dari studinya. Fresh graduate adalah sebutan yang digunakan bagi para lulusan baru sebuah universitas. Menyandang Fresh graduate merupakan satu kebanggaan tersendiri, bagaimana tidak, coba bayangkan mereke yang selama ini berjuang mencari ilmu. Ada yang 3,5 tahun lamanaya, bahkan ada pula yang lebih dari 4 tahun mereka berjuang untuk menyadang gelar sarjana dari universitas tempat mereka study.


Bicara soal fresh graduate mungkin memang sangat membanggakan, namun di sisi lain, faktanya ada perusahaan-perusahaan yang cenderung mencari orang-orang dengan pengalaman segudang. Hal ini menjadikan kebanyakan fresh graduate menjadi down sebelum fight. Eits.. tapi jangan lemah, tidak sedikit juga loh perusahaan diluar sana yang mencari banyak fresh graduate, biasanya perusahaan ini sengaja mencari mereka yang masih muda, kuat, dan berpikir kreatif untuk mereka rekrut. Kita jangan sampai mau menyerah begitu saja sebagai fresh graduate. 

Kita sudah sering bukan menghadapi berbagai macam kegagalan sewaktu berjuang di tempat kuliah? Kita sering juga kan mengalami penolakan-penolakan sewaktu proses penggarapan skripsi? Nah, dari situlah kita harus yakin, jika kekuatan yang kita punya lebih besar dari mereka diluar sana. Kita lebih komplit sesuai apa yang dicari perusahaan ketimbang mereka yang punya pengalaman. Intinya terus belajar dari kesalahan dan berani fight. Terus berusaha sekuat tenaga, dan jangan lupa juga perkuat dengan doa.

Nah, bagi kalian yang masih bingung khususunya dengan jurusan Hubungan Internasional yang sedang digeluti atau yang mungkin sudah lulus kuliah dengan jurusan tersebut, berikut ini 7 Prospek Kerja jurusan Hubungan Internasional, seperti yang sudah dilansir berkuliah.com. Apa sajakah prosepek kerja tersebut, yuk simak dibawah ini;

7. Menjadi Konsultan Internasional
    
Menjalin hubungan dalam ruang lingkup internasional, tentu membutuhkan keahlian yang tidak sembarangan. Selain terkendala oleh bahasa, kendala – kendala lainnya bisa ditemui dari masalah isu – isu yang sedang berkembang, begitu juga dengan perbedaan nilai – nilai yang dianut oleh negara – negara yang bersangkutan. Untuk mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan dalam sebuah hubungan internasional, maka diperlukan adanya konsultan internasional yang sekiranya benar – benar mengerti permasalahan antar negara yang sesungguhnya terjadi. 

Konsultan internasional dapat berperan sebagai penasihat, pendamping ataupun pemerhati dalam segala hal yang berkaitan dengan Hubungan Internasional. Untuk menjadi konsultan internasional, dibutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai dunia Hubungan Internasional beserta seluk beluknya. Untuk itu, menjadi konsultan internasional juga merupakan prospek kerja yang baik bagi lulusan Hubungan Internasional.
    
Dari ketujuh prospek kerja terbaik dari lulusan Hubungan Internasional tersebut, anda bisa memilihnya di instansi manapun. Perguruan Tinggi, Partai Politik, LSM/ NGO, Lembaga Penelitian, Media Massa, Perusahaan Multinasional, dan Lembaga Pemerintahan, adalah beberapa contoh instansi yang dapat anda pilih untuk berkontribusi di dalamnya. Tertarik?

6. Menjadi Akademisi / Dosen
    
Bila anda benar – benar menguasai segala hal yang berkaitan dengan teori ataupun praktik dari suatu bidang keilmuan, anda tentu akan memiliki peluang sebagai seorang akademisi atau tenaga pengajar atau dosen. Begitu juga dengan bidang ilmu Hubungan Internasional. Dengan segala teori dan praktik yang dipahami dan dikuasai dengan  baik, seorang lulusan Hubungan Internasional juga berkesempatan menjadi akademisi yang unggul di bidangnya. 

5. Menjadi Jurnalis atau Wartawan
    
Menjadi jurnalis atau wartawan, baik dalam tingkat nasional maupun internasional tentu juga bisa menjadi bagian dari prospek kerja seorang lulusan Hubungan Internasional. Terbiasa berpikir kritis dalam melihat suatu permasalahan, kasus ataupun isu yang bertaraf internasional, setidaknya dapat menjadi modal awal bagi lulusan Hubungan Internasional untuk menjadi seorang wartawan internasional. Ya, semua orang tentu membutuhkan informasi yang terkait dengan kenegaraan serta isu – isu yang berkembang dalam ranah internasional, bukan? Untuk itu, dengan dasar – dasar pembelajaran mengenai analisis isu internasional, profesi wartawan ataupun jurnaliss menjadi salah satu prospek kerja yang cukup diincar bagi lulusan Hubungan Internasional.

4. Menjadi Politisi

Selalu peka dan dituntut aktif terhadap isu – isu politik yang erat kaitannya dengan persoalan negara, membuat seorang lulusan Hubungan Internasional memiliki kemampuan politik yang baik. Kesadaran dalam berpolitik pun akan terus meningkat. Berbekal kepedulian terhadap bangsa serta didukung dengan ilmu – ilmu hubungan internasional yang dimiliki, seorang lulusan hubungan internasional juga memilki kesempatan menjadi politisi. Dengan keilmuan dan keahliannya dalam dunia praktik membina hubungan internasional, diharapkan seorang lulusan Hubungan Internasional dapat menjadi politisi yang dapat mengkritisi kebijakan – kebijakan baik di dalam negerinya sendiri, ataupun kebijakan yang berasal dari lingkup internasional yang sekiranya dapat mempengaruhi negaranya.

3. Menjadi Peneliti
    
Tumbuhnya sikap kritis akan isu – isu internasional yang menghinggapi berbagai negara, tentu menjadikan lulusan Hubungan Internasional tergelitik untuk selalu mencari jalan keluar dari permasalahan dan isu – isu tersebut. Demi kemajuan bangsa yang adil dan beradab, tentu lulusan Hubungan Internasional mampu menjadi seorang peneliti yang handal di bidangnya dalam ruang lingkup internasional. Baik dari bidang bisnis, politik, hukum ataupun sosial, seorang lulusan Hubungan Internasional dapat berpeluang menjadi seorang peneliti yang meneliti permasalahan ataupun kasus – kasus internasional. Hasilnya, bukan hal yang tidak mungkin bila hasil dari penelitian anda dipakai di dunia internasional sebagai pemecah masalah dan pemberi solusi yang tepat atas isu – isu yang ada.

2. Menjadi International Officer
  
Bekerja khusus untuk menangani kasus ataupun permasalahan internasional, adalah bentuk kerja dari profesi International Officer. Seorang International Officer bisa bekerja di beberapa instansi antara lain Departemen Luar Negeri, Kementrian Luar Negeri, Kedutaan Besar, Konsulat ataupun Atase. Begitu juga dengan LSM – LSM yang bergerak di dunia internasional, atau yang disebut dengan INGO (International Non Governmental Organization). Untuk bisa menjalankan tugasnya dengan maksimal, maka posisi yang paling tepat untuk profesi ini ialah lulusan Hubungan Internasional, yang dapat menerapkan seluruh materi dan hal – hal praktis yang telah dipelajarinya dengan dalam selama kuliah.

1. Menjadi Duta besar / Diplomat
    
Menjadi duta besar untuk mewakili Indonesia di suatu negara? Atau menjadi diplomat? Ya! Betul sekali. Profesi ini ialah prospek kerja terbaik dari lulusan Hubungan Internasional. Kompetensi utama dari lulusan Hubungan Internasional memang diarahkan kesini, baik dari segi menjadi duta besarnya secara langsung ataupun sebagai staf. Memahami isu – isu internasional, khususnya bagi negara yang sedang dibawahinya, menjadi satu bekal utama bagi seorang duta besar ataupun diplomat yang ditugaskan di suatu negara. 
    
Pada stereotipnya, anggapan kebanyakan orang, menjadi duta besar adalah satu-satunya prospek kerja yang paling menjanjikan dari lulusan Hubungan Internasional. Ternyata tidak, lho! Masih banyak prospek kerja lain yang bisa diraih, yang selanjutnya akan berkuliah.com jelaskan pada nomor berikutnya.

Nah, itulah beberapa prospek kerja untuk jurusan Hubugan internasional. Setelah membaca ini, apakah kalian tertarik untuk mengambil jurusan kuliah yang satu ini? Atau mungkin kalian yang baru saja lulus dengan jurusan ini, apakah kalian sudah punya bidikan untuk memilih kerja sebagai apa seperti yang tertera diatas?

Referensi: berkuliah.com
"Ilmu tanpa budi adalah kerapuhan jiwa"
Selamat berjuang bagi anda fresh graduate, semoga hasil terbaik bisa kalian dapatkan. Sukses selalu!
Read More

Saturday, November 12, 2016

Kesalahan-kesalahan yang Harus Kamu Hindari Saat Belajar di Luar Negeri

Ketika waktu yang ditentukan telah tiba, momentum itu menjadi penentu langkah. Apakah akan terus berjuang atau berhenti sampai di situ. Yakin, adanya tujuan dan orientasi yang jelas, bisa mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Bisa studi/ belajar di luar negeri merupakan satu diantara banyak keinginan orang diluar sana, hal ini tentunya bagi mereka yang masih haus akan ilmu merupakan satu batu loncatan dalam mendapatkan pendidikan yang lebih baik lagi. Bisa studi ke luar negeri juga tentunya dapat memberikan suatu pengalaman yang amat sangat berharga, pada dasarnya kan memang pengalaman itu merupakan sesuatu yang kamu cari dan bentuk sendiri. 

Nah, bisa belajar dan tinggal di luar negeri itu juga merupakan sesuatu yang tak tergantikan loh, bayangkan jikalau kamu tidak berusaha untuk mengenal kota yang kamu tinggali disana, ataupun kamu belum bisa berbaur dengan orang-orang di sekeliling tempat kamu berpijak, bisa dipastikan suatu saat nanti kamu akan pulang kampung ke negaramu dengan rasa penyesalan. Jadi intinya, manfaatkanlah. Jadikan setiap kesempatan itu menjadi suatu perjalanan/ pengalaman yang baik dan mengesankan, untuk nantinya bisa kita jadikan cerita di masa depan dan tentunya pelajaran hidup agar selalu terus berusaha menjadi yang terbaik itu amat sangatlah berharga.

Berikut ini ada 8 kesalahan yang harus kamu hindari saat belajar di luar negeri, seperti yang sudah dilansir Hotcourse.co.id. Yuk, silahkan simak ulasannya dibawa ini;

Kesalahan Saat Studi di Luar Negeri

8. TIDAK MENGHADIRI ACARA ORIENTASI YANG “KONYOL”

Untuk kamu yang kurang menyukai acara orientasi, cobalah sebisa mungkin untuk menghadiri acara ini setidaknya sekali seumur hidup. Kamu tidak akan menyesalinya. Ini adalah salah satu ajang untuk bertemu orang-orang baru, dan bukan cuma orang-orang lokal, tapi juga para mahasiswa internasional. Orang-orang yang mungkin memiliki kondisi sama denganmu, yang belum memiliki teman juga. Bertemanlah!

7. TIDAK BENAR-BENAR MENETAP DI NEGARA TERSEBUT

Maksudnya menetap di sini adalah: Ketika kamu pindah ke negeri orang, ada beberapa hal yang perlu kamu atur terlebih dahulu, misalnya membeli kartu SIM baru, membuat akun di bank, memiliki public transit pass, dan mungkin sekali kamu pun perlu membuat kartu pelajar internasional (tak ada yang mau repot-repot terus membawa paspor mereka kemana-mana!). Semakin awal kamu mengatur ini, semakin baik. Memiliki nomor telepon yang valid dan dapat digunakan adalah kunci untuk terus menjalin hubungan dengan teman-teman dan untuk mencari arah jalan tanpa harus tersesat, sementara memiliki akun bank lokal akan membantumu menghemat banyak sekali biaya transaksi nantinya.

6. TERUS MENGKHAWATIRKAN MASALAH FINANSIAL

Aku tahu memang traveling bisa terasa mahal, namun kalau kamu merencanakan semuanya dengan benar, kamu sangat mungkin bisa berhemat. Penting sekali untuk selalu merencanakan budgetmu, tapi lebih penting lagi untuk tidak menghabiskan waktumu mengkhawatirkan kondisi finansialmu. Kamu dan teman-temanmu bisa-bisa tidak menikmati apa-apa.

5. TIDAK TAHU APA-APA MENGENAI NEGARA TUJUANMU

Tidak mengenali negara yang tak pernah kamu tinggali merupakan sesuatu yang wajar, namun cobalah untuk tidak tetap cuek tentang hal ini. Baca-bacalah mengenai negara tujuanmu sebelum kamu berangkat. Kalau orang-orang lokal menggunakan Bahasa yang berbeda, pelajarilah beberapa frase yang dapat digunakan dalam percakapan; kalau negara tersebut memiliki sejarah yang unik, lakukanlah riset untuk mencari tahu.

4. MENGACUHKAN TEMAN-TEMAN DAN KELUARGAMU DI RUMAH

Saat kamu sedang menikmati waktumu menjalin pertemanan baru dan berkeliling dunia, wajar sekali kalau kamu lupa menelepon orangtuamu, atau membalas pesan teman-temanmu, tapi usahakanlah untuk tidak melakukan ini! Alasan yang pertama karena sekarang tidak ada lagi alasan yang cukup valid untuk ini. Dengan adanya FaceTime, Skype, Viber, WhatsApp, iMessage (dan daftar ini semakin bertambah saja), menjalin hubungan dan komunikasi dengan orang-orang dari negara lain sekarang terasa sangatlah mudah. Kedua, pada akhirnya kamu tetap akan perlu kembali pulang ke rumah, dan kamu tak mau kan, teman-temanmu berpikir kamu telah melupakan mereka atau bahwa kamu sudah tak lagi peduli?

3. TERLALU FOKUS BELAJAR

Namanya juga sedang belajar ke luar negeri, pasti isinya belajar dong. Tapi coba deh kita liat kenyataannya, biasanya para akademisi justru lebih rileks ketika sedang belajar keluar negeri. Jangan sepenuhnya meninggalkan studimu, tapi juga jangan mengurung dirimu di dalam perpustakaan selama enam bulan penuh. Pastikan kamu menyeimbangkan keduanya.

2. TIDAK CUKUP MENJELAJAH NEGARA TEMPATMU TINGGAL (DAN JUGA NEGARA DI SEKITARNYA)

Kamu telah mendapat kesempatan untuk belajar di negara lain selama beberapa bulan atau bahkan tahun, manfaatkanlah kesempatan ini! Jelajahilah negara tempatmu tinggal, dan apabila mungkin, negara-negara sekitarnya. Aktiflah berlibur ke banyak tempat, dan rajin-rajinlah mencari tiket murah untuk mengunjungi tempat-tempat yang ingin kamu kunjungi!

1. HANYA BERTEMAN DENGAN ORANG-ORANG DARI NEGARAMU

Memang tidak mengherankan kalau kita memiliki kecenderungan untuk bergaul dengan teman-teman sebangsa dan setanah air, apalagi kalau sedang berada di luar negeri. Bertemu dengan orang-orang yang kangen dengan masakan yang serupa atau dengan serial TV yang sama adalah pengalaman yang melegakan dan menyenangkan. Karenanya aku tidak bermaksud untuk bilang bahwa kamu tidak boleh bergaul dengan teman-teman sebangsa, tapi jangan batasi pergaulanmu sebatas ini saja. Berusahalah untuk berteman juga dengan orang-orang setempat, atau dengan orang-orang dari negara atau benua lain. Ini akan mengajarimu banyak hal mengenai budaya lain dan kamu akan memperluas jaringan pertemananmu.

Nah, itulah beberapa kesalahan yang memang harus kamu hindari saat berkuliah di luar negeri. Usaha untuk mendapatkan ilmu tidak ada batasannya. Kejarlah terus, dan capailah cita-citamu setinggi langit! 

Tuliskan kembali satu tujuan yang telah dipilih, sebagai tujuan yang sangat berarti dan benar-benar ingin dicapai dalam waktu dekat. Ingat, kemampuan kita terbatas, tetapi berprestasi ditengah keterbatasan adalah sebuah kepahlawanan dalam bentuk lain. Zero to Hero. 
Read More

Monday, October 24, 2016

Video : Beberapa Dokumen Beasiswa

Hai sobat Seputar Beasiswa... Apakah kalian masih semangat mencari kesempatan agar bisa berkuliah di luar negeri dengan beasiswa? Ingat! kesempatan itu datangnya tak terduga-duga. Ketika kalian berkesempatan untuk belajar di luar negeri, kalian pasti akan merasakan berbagai macam hal yang akan menjadi pengalaman indah yang sangat berharga nantinya, yang mungkin banyak orang diluar sana yang menginginkan hal semacam itu. Mulai dari pengalaman mengesankan, menegang-kan, menyenangkan, bahkan menakutkan sekalipun. Hal ini akan menjadi sebuah pelajaran tak terhingga.

Nah, Seperti kata pepatah yang sudah sering kita dengar pastinya "pengalaman adalah guru terbaik". Ya, ketika kalian mendapatkan kesempatan bisa berkuliah ke luar negeri, kalian akan mendapatkan berbagai pengalaman yang tak ternilai harganya. Eits.. bukan hanya pengalaman saja loh, namun ada banyak manfaat lagi yang bisa kamu petik nantinya, saat kalian diberi kesempatan oleh Tuhan untuk bisa menuntut ilmu diberbagai belahan dunia.

jika kalian ingin bisa mendapatkan kesempatan langka tersebut, ada baiknya kalian luangkan waktu untuk sedikit menonton video dibawah ini. Video ini memaparkan tentang beberapa dokumen penting yang bisa kalian persiapkan untuk bisa mendaftarkan beasiswa. Yuk silahkan simak video dibawah ini;


Video Dokumen Beasiswa (Youtube.com)

Pentingnya bisa belajar di luar negeri

Belajar di luar negeri adalah salah satu hal penting. Kamu akan berkesempatan untuk belajar dengan dosen-dosen internasional yang ahli pada bidangnya. Nah, selain itu juga, kamu bisa memperoleh buku-buku langka sebagai bahan pembelajaran kuliah kamu yang mungkin belum tersedia di Indonesia. 

Perlu diingat! Indonesia juga sangat kaya akan buku-buku tentang pendidikan, jadi apapun buku-bukunya kalian harus tetap banyak membaca agar bertambah ilmu dan pengetahuannya. So... happy reading! Bidiklah beasiswa secepatnya :)
Usaha untuk mendapatkan ilmu tidak ada batasnya. 

Read More

Friday, October 21, 2016

Perhatikan Jenis Beasiswa dan Proses Seleksi Ini

Ada orang bijak mengatakan bahwa... "jangan pernah lelah untuk menuntut ilmu dan galilah selalu kemampuan yang kamu miliki selama kamu masih diberi kesempatan". Selain itu juga, menurut penuturan Ahmad Fuadi (Penerima 10 Beasiswa Luar Negeri) yang dilansir prasetyo.uk; Bicara beasiswa adalah sebuah prestasi dan pengakuan terhadap kegigihan kita untuk terus belajar. Penerima beasiswa biasanya lebih dihargai di kampus, tempat kerja, dan lingkungan. Mereka dianggap sebagai orang-orang terpilih setelah melewati seleksi beasiswa yang kompetitif.

Keuntungan lain adalah jejaring alumni beasiswa yang umumnya terdiri dari orang-orang yang menduduki posisi bagus di berbagai profesi. Jejaring ini meluaskan pergaulan pribadi maupun professional. Khusus bagi pelamar kerja, dengan menuliskan beasiswa yang didapat di CV, mereka akan meningkatkan daya saing. Bahkan, beasiswa bisa membantu karier, posisi, dan mungkin jumlah gaji.

Apa saja yang ditanggung oleh beasiswa itu? Tergantung jenis beasiswa. Ada beasiswa yang menyediakan segala fasilitas dan biaya, ada yang sebagian saja.
Bagaimana, kalian berminat membidik beasiswa? Sebelum membidik, ada baiknya kita mengetahui jenis beasiswa yang sudah disebutkan diatas, yuk! Simak berikut ini;

Dua jenis beasiswa (Foto: Dokumen Seputar Beasiswa)

1. Beasiswa Sebagian (Partial Scholarship)

Beasiswa sebagian/ partial scholarship merupakan beasiswa yang diberikan kepada penerima beasiswa hanya beberapa pendanaan saja, semisal memberikanmu dana untuk menanggung biaya operasional pendidikan dan hal-hal tertentu seperti buku pelajaran. Hal ini bisa diartikan pihak sponsor/pemberi beasiswa hanya bisa meringankan tanggungan-tanggungan tertentu. Untuk itu, jika kalian membidik beasiswa ini, kalian sudah harus siap dengan pembiayaan-pembiayaan lainnya yang harus dikeluarkan dari pendanaan sendiri. Namun begitu, kita harus tetap bersyukur atas bantuan yang rela diberikan pihak sponsor/pemberi beasiswa untuk kita agar tetap bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik.

Catatan: Kalian juga boleh menggunakan lebih dari satu sponsor, ya! jika memang ada yang bersedia mendukung untuk studi kamu.

2. Beasiswa penuh (full scholarship)

Beda dengan partial scholarship di atas, jika kalian beruntung mendapatkan beasiswa penuh ini. Karena dengan beasiswa penuh/ full scholarship ini, kalian sebagai penerima beasiswa bisa dibilang cukup tenang. Kalian hanya tinggal menjalankan kewajiban studi tanpa harus memikirkan biaya pendidikan. Dengan beasiswa ini pula, kalian sebagai penerima beasiswa akan menerima biaya hidup selama menempuh pendidikan, bahkan uang saku pun akan kalian dapatkan. Jadi, kalian tinggal belajar, belajar, dan belajar. Pertahankan prestasi kalian.

Nah, itulah jenis beasiswa yang perlu kalian ketahui. So.. kalian tinggal pilih mau membidik jenis beasiswa yang mana? Perlu di ingat! mendapatkan beasiswa adalah suatu kebanggaan tersendiri, dan menggunakan beasiswa berarti kalian sudah diberikan kepercayaan untuk dapat memanfaatkannya. Sebelum pada akhirnya nanti, kalianlah yang akan memberi manfaat kepada yang lainnya.

Bicara soal proses seleksi Beasiswa

Bisa dibilang jika proses untuk seleksi semua beasiswa rata-rata sama, yang pertama diawali dengan seleksi administrasi, semisal dokumen-dokumen ijazah, transkrip, dan sebagainya. Namun, ada baiknya jika kalian memilih luar negeri, kalian harus memiliki amunisi yang cukup dalam kemampuan bahasa asing yang dibuktikan dengan sertifikat bahasa. Ex; Toefl atau Ielts. Selain itu juga ada persyaratan yang meminta kita untuk membuat esai atau seperti motivation letter.

Dalam membuat essay pun kita harus menyusunnya dengan bahasa yang baik serta maksud dan tujuan yang disampaikan harus mudah dipahami dan menarik perhatian pihak sponsor/pemberi beasiswa, sehingga peluang kita untuk diterima oleh pihak universitas atau pemberi beasiswa lebih besar. Dua hal ini lah yang terbilang penting untuk dipersiapkan dari sekarang bila kita ingin mendaftar ke universitas terkait dan juga untuk mendapatkan beasiswa.

Barang siapa bersungguh-sungguh, pasti ia akan mendapatkannya. Semoga bermanfaat!
Read More

Saturday, October 15, 2016

Video : Jurus Ampuh Memperoleh Beasiswa

Banyak orang di luar sana ingin bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dan lebih baik, salah satu cara yang sering mereka targetkan adalah dengan mengejar beasiswa agar bisa terus lanjut belajar nantinya, baik itu beasiswa di dalam negeri ataupun di luar negeri. Orang-orang yang seperti ini biasanya orang yang punya semangat tinggi dalam menggapai apa yang ia inginkan.  Umumnya, setiap pelajar/mahasiswa pasti mempunyai keinginan untuk memperoleh beasiswa yang ia dambakan, apalagi bagi mereka yang pada kenyataannya kurang beruntung dalam hal keadaan materi namun memiliki semangat juang belajar yang tinggi. Atau bagi mereka yang berprestasi dan perlu memperdalam ilmunya lagi ke tahapan berikutnya.

Ingat! Seperti yang sudah banyak orang bijak katakan; bahwa jangan pernah lelah untuk terus menuntut ilmu dan coba galilah selalu kemampuan yang kita miliki selama kita masih diberi kesempatan dalam menjalani hidup. Sebab dengan ilmu, kita akan tahu apa-apa saja yang harus kita lakukan dan kerjakan. Dengan ilmu, kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selalu menghadang di tengah kehidupan yang kita jalani ini. Dengan ilmu pula, kita bisa lebih banyak memberi manfaat-manfaat untuk orang lain. Bahkan dengan ilmu pula, kita akan terus banyak bersyukur dan terus berusaha menjadi yang terbaik dalam mengisi kehidupan ini.

Bicara soal beasiswa, sering kita dihadapkan dengan proses seleksi yang semuanya rata-rata sama, tidak lain adalah dengan diawali; seleksi administrasi semisal dokumen-dokumen ijazah, transkrip, dan lain-lain. Namun perlu diingat juga bahwa yang paling penting menurut penulis di sini adalah pastinya bila ingin mendapatkan beasiswa di luar negeri kita harus mempunyai satu kemampuan bahasa asing yang dibuktikan dengan sertifikat bahasa. Nah, selain itu juga ada persyaratan-persyaratan lainnya yang meminta pelamar/pembidik beasiswa untuk membuat sebuah esai atau seperti juga motivation letter.

Perlu kalian ketahui, dalam membuat sebuah esai kita pun harus mencoba menyusunnya dengan bahasa yang baik serta maksud dan tujuan yang disampain mudah dipahami dan menggugah sehingga peluang untuk mendapatkan beasiswa bisa diterima oleh universitas atau para pemberi beasiswa. Nah, dua hal itulah yang menurut penulis sangat penting untuk dipersiapkan dari sekarang untuk anda sekalian para pemburu beasiswa, bila ingin mendaftar ke universitas terkait dan juga untuk mendapatkan sebuah beasiswa. Nah, untuk kalian yang benar-benar ingin memperoleh beasiswa yang kalian mau, berikut jurus ampuh yang bisa kalian lihat ditayangang video berikut dibawah ini... Check this Out ! 
Jurus memperoleh beasiswa. (video: youtube.com)

Ingat! Kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan.

"ALL THAT I AM OR HOPE TO BE. I OWE TO MY MOTHER"

Bagaimanapun keadaanku sekarang dan yang akan datang, 
aku berutang pada ibuku. - Abraham Lincoln -

"IT'S NOT ENOUGH TO WEAVE BEAUTIFUL RUGS. YOU HAVE TO THINK BEAUTIFUL THOUGHTS WHILE WEAVING THEM"

Tidaklah cukup menenun permadani yang indah. 
Engkau juga harus berpikir keindahan saat menenunnya. - Charles Loloma -

Bagaimana, apakah kalian tertarik membidik beasiswa setelah menyimak video sederhana dan beberapa kata mutiara diatas?

Selamat mencoba dan semoga berhasil!
Read More