Showing posts with label Tips dan Trik Beasiswa. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Trik Beasiswa. Show all posts

Monday, November 6, 2017

Kuliah di Selandia Baru, 9 Pilihan Beasiswa ini Patut Dicoba

Ingat! Seperti yang sudah banyak orang bijak katakan; bahwa jangan pernah lelah untuk terus menuntut ilmu dan coba galilah selalu kemampuan yang kita miliki selama kita masih diberi kesempatan dalam menjalani hidup. Sebab dengan ilmu, kita akan tahu apa-apa saja yang harus kita lakukan dan kerjakan. Dengan ilmu, kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selalu menghadang di tengah kehidupan yang kita jalani ini. Dengan ilmu pula, kita bisa lebih banyak memberi manfaat-manfaat untuk orang lain. Bahkan dengan ilmu pula, kita akan terus banyak bersyukur dan terus berusaha menjadi yang terbaik dalam mengisi kehidupan ini.

Ingat! Bicara soal beasiswa, sering kita dihadapkan dengan proses seleksi yang semuanya rata-rata sama, tidak lain adalah dengan diawali; seleksi administrasi semisal dokumen-dokumen ijazah, transkrip, dan lain-lain. Namun perlu diingat juga bahwa yang paling penting menurut penulis di sini adalah pastinya bila ingin mendapatkan beasiswa di luar negeri kita harus mempunyai satu kemampuan bahasa asing yang dibuktikan dengan sertifikat bahasa. Nah, selain itu juga ada persyaratan-persyaratan lainnya yang meminta pelamar/pembidik beasiswa untuk membuat sebuah esai atau seperti juga motivation letter. 

Perlu kalian ketahui, dalam membuat sebuah esai kita pun harus mencoba menyusunnya dengan bahasa yang baik serta maksud dan tujuan yang disampain mudah dipahami dan menggugah sehingga peluang untuk mendapatkan beasiswa bisa diterima oleh universitas atau para pemberi beasiswa. Nah, dua hal itulah yang menurut penulis sangat penting untuk dipersiapkan dari sekarang untuk anda sekalian para pemburu beasiswa, bila ingin mendaftar ke universitas terkait dan juga untuk mendapatkan sebuah beasiswa.

Beasiswa ke Selandia Baru
Bicara beasiswa, Selandia Baru sudah terbukti unggul/mampu menarik perhatian banyak pelajar internasional untuk melanjutkan pendidikan mereka pada jenjang pendidikan tinggi dengan status sebagai mahasiswa internasional. Hal tersebut didukung pula dengan adanya berbagai perguruan tinggi yang kualitasnya sangat baik. Selain itu juga, adanya berbagai program beasiswa yang ditawarkan dan sangat bisa dimanfaatkan oleh para pelajar internasional, bahkan beasiswa-beasiswa itu langsung didukung oleh Pemerintah Selandia Baru atau yang merupakan program dari berbagai pihak lainnya. Nah, bicara soal beasiswa, berikut ini adalah 9 pilihan program beasiswa yang bisa dimanfaatkan/dibidik untuk melanjutkan pendidikan di Selandia Baru, seperti yang sudah dilansir Berkuliah. Beasiswa apa sajakah itu.. yuk simak lebih jelasnya dibawah ini:

New Zealand ASEAN Scholar Awards (NZAS)

Program beasiswa pertama yang bisa dimanfaatkan/ dibidik untuk melanjutkan pendidikan di Selandia Baru adalah "NZAS". Program beasiswa ini bisa dibilang merupakan yang paling popular untuk kuliah di Selandia Baru. Beasiswa yang secara resmi memang merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Selandia Baru ini diadakan setiap tahun dengan pendanaan yang berasal dari New Zealand Aid Programme. Dalam menjalankan program beasiswa ini pihak Selandia Baru melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan berusaha untuk memberikan dukungan semaksimal mungkin pada para pelajar internasional. Program beasiswa ini bisa digunakan untuk menempuh studi pada berbagai jenjang dan program mencakup PhD, Masters Degree, Postgraduate Diploma, dan Postgraduate Certificate. Informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa NZAS ini bisa dilihat pada halaman resminya berikut (link).

New Zealand International Doctoral Research Scholarships (NZIDRS)

Selanjutnya program beasiswa yang kedua adalah "NZIR". Program ini untuk menempuh pendidikan pada jenjang S3 yang berbasis riset atau penelitian ada program beasiswa yang bernama NZIDRS. Program ini juga merupakan sebuah program resmi dari pemerintah Selandia Baru yang diperuntukkan bagai para pelajar internasional. Beasiswa ini merupakan sebuah beasiswa penuh yang mencakup semua bidang ilmu di 8 universitas Selandia Baru. Namun memang untuk jenjang dan jenis studi yang bisa diambil hanya S3 berbasis riset saja. Informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa ini bisa dilihat pada halaman resminya berikut (link ).

University of Auckland International Postgraduate Student Scholarships

Untuk posisi ketiga ada University of Auckland International Postgraduate Student Scholarships. Selain program beasiswa dari Pemerintah Selandia Baru ada juga beasiswa dari pihak universitas. Salah satunya adalah program beasiswa sebesar $10,000 bagi 10 pemohon yang lolos seleksi pada program Master di University of Auckland. Jadi jika ingin melanjutkan studi di selandia baru pada jenjang S2 bisa juga memanfaatkan program beasiswa ini hanya saja memang terbatas hanya di University of Auckland saja. Untuk mengetahui berbagai informasi seputar beasiswa dari University of Auckland ini bisa menuju ke halaman resminya berikut (link ).

Auckland University of Technology

Nah, untuk pilihan nomor empat beasiswa yang bisa kalian manfaatkan adalah Auckland University of Technology. Pilihan beasiswa ini dipersembahkan oleh Auckland University of Technology. Program beasiswa yang disediakan tidak hanya 1 atau 2 tetapi ada belasan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Informasi lebih lengkap ada di halaman resminya berikut (link ).

University of Canterbury

Serupa dengan beasiswa dari AUT, pihak University of Canterbury juga menawarkan berbagai pilihan beasiswa yang bisa dimanfaatkan oleh para pelajar internasional yang memutuskan untuk melanjutkan studi disana. Jumlah biaya yang ditanggung mulai dari $300 hingga mencapai $27,000 dengan berbagai macam jenis biaya yang berbeda-beda pula dalam beasiswa yang berbeda. Panduan informasi lengkap mengenai berbagai program beasiswa yang disediakan oleh University of Canterbury di Selandia Baru bisa dilihat di halaman resminya pada tautan berikut (link).

Lincoln University

Satu lagi universitas ternama di Selandia Baru yang juga menawarkan berbagai program beasiswa tidak hanya untuk mahasiswa local Selandia Baru tetapi juga untuk mahasiswa internasional adalah Lincoln University. Program-program beasiswa yang ditawarkan tentu tujuannya adalah untuk lebih menarik banyak mahasiswa internasional agar melanjutkan studi mereka di Selandia Baru khususnya Lincoln Univeristy. Berbagai pilihan program beasiswa dari Lincoln University bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing melalui halaman resmi untuk pencarian beasiswa di Lincoln University pada tautan berikut ini (link ).

Reserve Bank of New Zealand University Scholarships

Program beasiswa yang satu ini adalah sebuah program beasiswa yang khusus ditujukan untuk mahasiswa yang menempuh program Master atau PhD dari jurusan Ekonomi, Keuangan atau Perbankan. Dalam pemberian beasiswanya ini sudah termasuk adanya tawaran kerja di Reserve Bank sebagai penyedia beasiswanya setelah studinya selesai. Tawaran kerja ini lebih ke kontrak kerja karena jika ditolak maka harus membayar senilai beasiswa yang sudah diberikan. Sudah pasti program ini sangat pas bagi yang memang sangat tertarik pada bidang keuangan atau perbankan. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa ini ada di halaman resminya pada tautan berikut (link).

RHT Bates Postgraduate Scholarship

Satu lagi pilihan beasiswa untuk melanjutkan studi di Selandia Baru yang bukan berasal dari Pemerintah atau universitas-universitas yang ada di Selandia Baru adalah RHT Bates Postgraduate Scholarship. Program ini khusus disediakan bagi mahasiswa yang berniat untuk menempuh studi pada bidang Engineering, Physical Sciences, Medicine, dan juga Astronomy di berbagai universitas yang ada di Selandia Baru. Bantuan yang akan diterima adalah sebesar $6,000. Informasi mengenai program beasiswa ini bisa dilihat pada tautan berikut (Link).

AusIMM New Zealand Branch Educatio Endowment Trust Scholarships

Mahasiswa internasional pada program Undergraduate dan Postgraduate khususnya yang mempelajari batu bara, mineral, dan industri perminyakan. Selain itu program ini juga lebih mengkhususkan untuk penerimanya adalah yang tergabung dalam anggota AusIMM. Informasi mengenai beasiswa ini bisa didapatkan dengan lengkap pada tautan berikut (link ).

Itulah beberapa beasiswa yang bisa dimanfaatkan untuk bisa melanjutkan studi di Selandia Baru. Apakah anda tertarik untuk membidik salah satu dari beasiswa diatas? Selamat meniti masa depan yang lebih baik yaa...!

Ingat! Kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan.
Read More

Sunday, November 5, 2017

Kiat-kiat untuk Mendapatkan Beasiswa Ala Abellia Anggi Wardani

Bisa lanjut studi di luar negeri dengan beasiswa adalah suatu kebanggaan tersendiri. Siapapun boleh untuk mencari dan mendaftarkan dirinya. Namun perlu diingat, jika ingin melamar beasiswa, kamu harus punya amunisi yang cukup untuk bisa melewati berbagai macam proses seleksi, semisal administrasi. Kamu juga harus menyiapkan dokumen-dokumen seperti ijazah, transkrip, dan sebagainya. Bukan hanya itu saja, kamu harus memiliki mental untuk dapat menghadapi banyaknya para pesaing diluar sana. Menurut Abellia Anggi Wardani, seperti yang dilansir Antara, "beasiswa bukan hanya milik mereka yang berotak encer, tapi juga yang mampu beradaptasi". Abel pun mengungkapkan jika pemberi beasiswa nggak cuma cari nilai akademik, tapi, juga non-akademik yang bisa digali.

Abel merupakan orang yang bisa terbilang sangat rajin dalam hal mencari beasiswa, tentunya ia pun tak segan-segan mendaftarkan dirinya. Sekitar 10 beasiswa pernah ia dapatkan, salah satunya adalah LPDP, hingga kini dia tercatat sebagai kandidat PhD di Tilburg University, Belanda sejak awal 2016. Wah, luar biasa sekali ya!

Dengan bermodalkan pengalamannya yang sudah makan asam-garam, ia pun membagikan beberapa kiat untuk kalian jika ingin mendapatkan beasiswa. Mau tahu apa saja kiat-kiatnya?

Kiat-kiat mendapatkan beasiswa
Inilah beberapa kiat untuk mendapatkan beasiswa yang dibagikan Abellia Anggi Wardani, seperti yang dilansir Antara. Yuk, silahkan dibaca dan petik ilmunya.

1. Prestasi non-akademik

Abel berpendapat IPK yang tinggi tidak selalu menjadi jaminan untuk lolos beasiswa. Mereka yang memiliki prestasi di luar kemampuan akademis dan aktif berorganisasi pun memiliki peluang untuk mendapatkannya. Misalnya, kata dia, pernah menjadi ketua BEM.

“Saat wawancara, pemberi beasiswa akan melihat seberapa tinggi tanggung jawab dan kemampuan kerja dalam tim,” kata Abel.
2. Kemampuan adaptasi

Bagi mereka yang ingin sekolah di luar negeri, kemampuan menyesuaikan diri yang tinggi sangat diperlukan karena akan menghadapi perbedaan budaya dan orang dari latar yang sama sekali berbeda. Berdasarkan pengalamannya, bekerja dalam tim dengan orang dari berbagai negara dan etos kerja perlu kemampuan mengatur diri dan emosi secara baik.

“Penting untuk yang ingin kuliah di luar negeri, adaptasinya tinggi. Nggak cukup pintar saja.

3. Pengalaman kerja

Beasiswa tertentu mensyaratkan calon penerimanya untuk memiliki pengalaman kerja, minimal dua tahun, untuk melihat korelasi profesi dengan studi.

“Yang sudah bekerja, bisa jadi diperhitungkan pemberi beasiswa. Ketahuan, ahli di bidang apa,” kata dia.


4. Bahasa asing

Kuliah di negara asing mensyaratkan kemampuan bahasa Inggris atau bahasa negara tersebut, bergantung pada studi yang diambil. Abel, yang juga mendirikan situs belajar online Kelas Bahasa, menceritakan kemampuan bahasa sesuai dengan syarat yang diminta selain untuk keperluan akademik juga untuk percakapan sehari-hari.

Ia mengaku empat tahun belajar bahasa Prancis di UI namun tidak mengerti nyaris sama sekali ketika ia pertama kali menginjakkan kaki di sana.

“Mereka pakai bahasa gaul,” kata dia.

5. Jejaring

Sebaiknya, para pemburu beasiswa memelihara hubungan yang baik dengan para dosen maupun atasan tempat mereka bekerja agar dapat memberikan surat rekomendasi bila diperlukan. Ia menekankan memang betul semakin tinggi jabatan orang yang memberi rekomendasi akan lebih menjanjikan untuk mendapat beasiswa, namun testimoni yang diberikan akan jauh lebih personal dan mendalam bila mengenal pemberi rekomendasi dengan baik.

“Akan ketahuan, rekomendasi yang sekedar kenal atau memang benar-benar kenal,” kata dia.

6. Menjaga ekspektasi

Perjuangan mendapatkan beasiswa bagi Abel sudah dimulai sejak memiliki niat untuk melanjutkan studi. Ketika mendaftar beasiswa, ia berusaha menjaga harapannya bahwa kemungkinan gagal selalu ada di depan mata.

Ia harus pandai-pandai mengatur ekspektasinya agar kegagalan, bila terjadi, tidak mengecilkan semangatnya untuk mengejar beasiswa yang lain.

7. Nekat

Ada kalanya nekat diperlukan untuk mencapai cita-cita kuliah di luar negeri. Ia menceritakan pengalamannya nekat berangkat S2 di Belanda meskipun beasiswa yang ia dapatkan bersifat parsial dan ia tidak memiliki dana yang cukup untuk memenuhi sisanya, misalnya untuk kebutuhan hidup. Alhasil, ia pun tambal-sulam mencari beasiswa lainnya agar tetap dapat mewujudkan mimpinya, termasuk bekerja paruh-waktu.

8. Daftar

Mencari informasi beasiswa sekarang ini dimudahkan dengan penggunaan internet dan gawai yang masif. Kita dapat mencari informasi beasiswa melalui berbagai cara, mulai dari milis, grup di media sosial hingga mengakses langsung situs institusi yang sering memberi beasiswa, seperti kementerian atau perwakilan negara asing. Tetapi, seberapa besar keinginan untuk mendaftar menjadi penentu.

“Kalau ada yang tanya kenapa saya bisa dapat beasiswa, saya selalu jawab ‘karena saya daftar’,” kata dia.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!
Read More

Saturday, November 4, 2017

Catat! Poin penting sebelum Mendaftar dan Mengikuti Tes Ielts

Rata-rata kita kan sudah mengetahui, jika ingin berkuliah di negara asing otomatis mensyaratkan kemampuan bahasa inggris atau bahasa negara tersebut. Sebenarnya bergantung pada studi yang diambil sih. Umumnya kebanyakan dari mereka mengambil toefl sebagai tolak ukur kemampuan bahasa inggris, namun seiring berjalannya waktu, banyak juga dari mereka yang mengambil Ielts sebagai salah satu bentuk persyaratannya. Nah, jadi tentunya, dengan adanya pilihan tersebut, pertama, kalian harus cari tahu dulu jurusan kuliahnya apa, di negara mana, dan disana mensyaratkan tes kemampuan bahasa apa. Intinya, kita lihat dulu syarat yang diminta selain untuk keperluan akademik juga untuk percakapan sehari-hari.

Pada kesempatan kali ini, mari kita memfokuskan ke salah satu syarat tes bahasa inggris, yaitu tes ielts. Apa itu IELTS (International English Language Testing System)? International English Language Testing System atau sering di singkat "IELTS", seperti yang sudah dipaparkan diatas merupakan salah satu tes berbahasa Inggris yang diakui dunia internasional, selain tes Toefl yang sudah diketahui. Tes ielts ini sebenarnya sudah diselenggarakan sejak tahun 1989.


IELTS adalah inisiatif dari tiga organisasi, yaitu The British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge English Language Assessment. Eits... jangan salah, ternyata untuk standar Ielts ini telah diakui oleh lebih dari 5.000 organisasi di seluruh dunia. Selain untuk sertifikasi di dunia pendidikan, sertifikasi IELTS ini juga sudah diakui oleh organisasi-organisasi di dunia kerja dan untuk kepentingan migrasi.

Nah, mengingat pentingnya memiliki skor ielts, jadi apakah kalian ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti tes tersebut? Oh iya, ada baiknya sebelum mendaftarkan diri untuk mengikuti tes ini, kalian perlu memperhatikan beberapa poin penting. Berikut ini beberapa poin penting sebelum mendaftarkan diri untuk mengikuti tes ielts, seperti yang sudah dilansir Hotcourses. Yuk simak dibawah ini;

A. Poin penting yang pertama sebelum kalian mengikuti tes ielts; IELTS memiliki dua modul. 

IELTS memiliki dua modulyaitu IELTS Academics dan IELTS General Training. Bagi Anda yang ingin kuliah ke luar negeri, modul yang perlu Anda ambil adalah modul IELTS Academics.

B. Tes IELTS Menguji Kelancaran Berbahasa Inggris. 

Jadi untuk mengikuti tes ini, sebelumnya Anda harus telah memiliki dasar Bahasa Inggris. Jika Anda belum memiliki tingkat berbahasa Inggris yang memadai, sebaiknya Anda mengikuti kelas persiapan IELTS terlebih dahulu untuk memastikan Anda bisa mendapatkan hasil tes yang memenuhi persyaratan masuk universitas.

C. Ada Baiknya Mengikuti "Simulasi Ielts" Terlebih Dahulu.

Salah satu cara untuk menguji kemampuan berbahasa Inggris adalah dengan mengikuti tes simulasi IELTS, yang bisa Anda lakukan secara online, atau di tempat-tempat kursus bahasa. Banyak situs yang menyediakan tes simulasi IELTS secara gratis. Begitu hasil yang Anda peroleh di tes simulasi sudah memuaskan, Anda bisa mendaftarkan diri untuk tes IELTS.


D. Poin Penting Lainnya "Perbanyak Latihan" terlebih dahulu

Latihan soal IELTS sebanyak-banyaknya. Struktur tes IELTS selalu sama, tetapi dengan soal yang berbeda-beda. Dengan latihan yang terus menerus Anda akan lebih mengenal dan terbiasa dengan tes IELTS, sehingga bisa mengurangi ketegangan Anda saat mengikuti tes yang sebenarnya. Dengan sering latihan, Anda juga bisa mengenal kelemahan dan kelebihan Anda, sehingga Anda bisa berlatih lebih banyak lagi untuk meningkatkan kemampuan Anda.

E. Persiapan yang Matang

Untuk persiapan mengikuti tes IELTS tidak perlu selalu mengikuti kelas persiapan di tempat kursus. Anda bisa melakukan persiapan tes sendiri dengan banyak berlatih soal-soal IELTS. Akan tetapi, disiplin dan motivasi diri sangat diperlukan.

F. Cari Tahu dan Berkonsultasi

Berkonsultasi dengan teman-teman yang pernah mengikuti tes IELTS juga bisa membantu Anda untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik. Anda bisa menanyakan pengalaman mereka dalam persiapan dan saat mengikuti tes IELTS. Pengalaman langsung dari teman bisa menjadi masukan yang berharga.

Nah, itulah beberapa poin penting yang bisa kalian persiapkan dan pelajari jika ingin mengambil tes ielts ini. 

Catatan: Tes IELTS dianggap lebih baik daripada tes kemampuan bahasa Inggris lain karena peserta dibebaskan untuk melakukan pendekatan sesuai dengan gaya personalnya. Selain itu, tes IELTS dianggap lebih baik bagi mereka yang memasuki negara-negara dengan penduduk yang menggunakan bahasa Inggris beraksen British karena, pada awalnya, tes IELTS digunakan di negara negara persemakmuran Inggris. Akan tetapi, saat ini, tes IELTS tidak saja digunakan untuk orang yang akan memasuki negara British English. Sertifikasi IELTS kini sudah bisa digunakan untuk negara Amerika.
Read More

Friday, November 3, 2017

Tahapan-tahapan Ujian Kemampuan dalam Tes Ielts

Apa itu IELTS (International English Language Testing System)? International English Language Testing System atau sering di singkat "IELTS" merupakan salah satu tes berbahasa Inggris yang diakui dunia internasional, selain tes Toefl yang sudah diketahui.


Tes IELTS sebenarnya sudah diselenggarakan sejak tahun 1989. IELTS adalah inisiatif dari tiga organisasi, yaitu The British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge English Language Assessment. Eits... jangan salah, ternyata untuk standar Ielts ini telah diakui oleh lebih dari 5.000 organisasi di seluruh dunia. Selain untuk sertifikasi di dunia pendidikan, sertifikasi IELTS ini juga sudah diakui oleh organisasi-organisasi di dunia kerja dan untuk kepentingan migrasi.

Bicara ielts, pada awalnya tes IELTS digunakan di negara-negara persemakmuran Ingris, seperti Australia, Selandia Baru, Hong Kong, dan negara Inggris sendiri. Namun, sekarang ini, standar tes IELTS sudah digunakan di banyak negara, termasuk Amerika dan beberapa negara di benua Eropa. Jadi, jika kalian yang ingin membidik beasiswa luar negeri, apalagi di bumi eropa sana, Ielts ini sangat cocok. Karena pada dasarnya, banyak pihak universitas disana yang sudah menggunakan Ielts untuk syarat tes bahasa inggrisnya.

Tes IELTS dibagi menjadi dua format berdasarkan kebutuhan penggunanya, yaitu format akademik dan format general training (pelatihan umum). Format akademik digunakan untuk kamu-kamu yang berencana ingin belajar di institusi pendidikan, sedangkan tes IELTS untuk format pelatihan umum sering digunakan untuk yang ingin bekerja di institusi kerja atau kepentingan lain selain pendidikan.

Apa saja sih tahapan ujian kemampuan dalam tes yang satu ini?

Ada beberapa tahapan ujian kemampuan dalam tes ielts ini, seperti yang dilansir laman berkuliah. Berikut dibawah ini tahapan ujian-ujiannya, cekidot!

1. Ujian Mendengarkan (Listening)

Ujian ini adalah uji kemampuan mendengarkan dari peserta. Durasi ujian adalah 30 menit yang terdiri dari 4 bagian, yaitu:
• dialog sehari-hari,
• monolog sehari-hari,
• obrolan dalam diskusi 4 orang dengan topik pendidikan atau pelatihan, dan
• monolog mengenai dunia pendidikan.

Mendengar
Masing-masing bagian terdiri dari 10 pertanyaan. Keempat bagian tersebut harus diselesaikan dalam waktu 30 menit. Tujuan ujian ini adalah untuk melihat kemampuan peserta dalam mendengar percakapan, baik percakapan sehari-hari maupun percakapan dengan topik khusus.

2. Ujian Membaca (Reading)

Ujian membaca membutuhkan waktu 60 menit. Peserta ujian diwajibkan menjawab 3 bagian dari ujian tersebut. Dalam mengerjakan ujian ini, kemampuan memahami teks dan informasi yang terkandung di dalam teks sangat diperlukan. Teks yang menjadi bahan ujian berasal dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, media massa, atau selebaran iklan.

Membaca
Di ujian membaca, peserta yang mengambil format akademik akan mendapat bahan ujian yang berbeda dengan peserta yang mengambil format pelatihan umum. Mereka akan mendapat ujian dan pertanyaan bertema akademis, seperti topik ilmu pengetahuan, sosial, atau sejarah. Sementara itu, dalam tes IELTS dengan format pelatihan umum, ujian membaca juga terdiri dari tiga bagian yang disesuaikan dengan situasi dunia kerja. Ketiga bagian itu adalah:

• dua-tiga teks singkat, misalnya iklan atau pengumuman,
• dua teks singkat tentang dunia kerja, misalnya melamar kerja atau mengikuti pelatihan.
• satu teks panjang tentang topik umum.

3. Ujian Menulis (Writing)

Ujian menulis dari tes IELTS menghabiskan waktu 60 menit dan terbagi menjadi dua bagian. Tujuan dari ujian ini adalah untuk melihat kemampuan perbendaharaan kata, pemakaian tata bahasa, kemampuan struktur kalimat, dan lain-lain.

Pada tes IELTS format akademik, ujian menulis bagian pertama berisi perintah untuk membuat tulisan atas suatu tabel atau diagram data. Peserta diwajibkan menulis dengan gaya bahasa formal dengan minimal penggunaan kata sejumlah 150 kata. Di bagian kedua, peserta diminta untuk membuat tulisan dari sebuah opini atau fenomena di masyarakat. Jumlah minimal penggunaan kata di bagian kedua ini adalah 250 kata.

Menulis
Berbeda dengan ujian menulis tes IELTS format akademik, ujian menulis tes IELTS format pelatihan umum terkesan lebih luwes. Di format ini, peserta diminta menulis dengan gaya bahasa non-formal dan personal. Di bagian pertama, peserta diwajibkan menulis surat yang berisi pertanyaan atau penjelasan atas suatu hal, sedangkan di bagian kedua, peserta diwajibkan membuat esai pada suatu fenomena atau opini.

4. Ujian Berbicara (Speaking)

Di bagian ujian ini, durasi waktu yang diperlukan sekitar 15 menit. Ujian berbicara terbagi jadi tiga bagian. Bentuk tes berbicara adalah wawancara antara peserta ujian dengan seorang penguji. Tema yang dibahas di ujian ini tidak terbatas pada satu tema tertentu. Pada awalnya, peserta diminta untuk mengenalkan dirinya selama beberapa menit. Kemudian, peserta diminta untuk membahas topik atau fenomena tertentu. Setelah itu, penguji akan memberikan beberapa pertanyaan untuk menguji kemampuan berbicara dan pemahaman peserta ujian.

Berbicara

Untuk sistem penilaiannya, IELTS memiliki skor penilaian di rentang skala 1 (rendah) hingga 9 (tinggi). Pembulatan ke atas angka di belakang koma adalah tiap 0.5. Jadi, jika kamu mendapatkan skor 4.4, skor kamu akan dibulatkan menjadi 4.5. Di tes IELTS, sistem penilaian dibagi menjadi dua kategori. Kategori pertama terdiri dari penilaian atas ujian listening dan reading, sedangkan kategori kedua terdiri dari penilaian atas ujian writing dan speaking.

*Tes IELTS dianggap lebih baik daripada tes kemampuan bahasa Inggris lain karena peserta dibebaskan untuk melakukan pendekatan sesuai dengan gaya personalnya. Selain itu, tes IELTS dianggap lebih baik bagi mereka yang memasuki negara-negara dengan penduduk yang menggunakan bahasa Inggris beraksen British karena, pada awalnya, tes IELTS digunakan di negara negara persemakmuran Inggris. Akan tetapi, saat ini, tes IELTS tidak saja digunakan untuk orang yang akan memasuki negara British English. Sertifikasi IELTS kini sudah bisa digunakan untuk negara Amerika.
Untuk setiap bobot soal sama, dan tidak pengurangan nilai untuk masing-masing jawaban.

Read More

Thursday, November 2, 2017

Inilah 6 Poin Penting dalam membuat Motivation Letter agar dilirik Sponsor

Langkah untuk mencapai suatu tujuan adalah dengan dimulai melakukan planning yang jelas. Begitupun dengan halnya beasiswa, tentu kita sebagai pemburu harus mempunyai amunisi yang cukup. Jika belum tahu apa saja yang harus dilakukan, coba gali informasi sebanyak mungkin. Nah, jika kita sudah tahu, jangan lupa terus gali sesuatu dari berbagai sumber, terutama dari mereka yang sudah dulu mendapatkannya (beasiswa).

Membidik beasiswa, tentu saja butuh planning yang jelas. Karena pada dasarnya, untuk meraih beasiswa tersebut kita butuh ekstra juang diatas rata-rata. Banyak tahapan-tahapan tes yang harus dilalui, dan belum lagi dengan banyaknya pesaing diluar sana. Jadi, ada baiknya mempersiapkan amunisi dari sekarang.


Buatlah planning terlebih dahulu, lalu action!

Nah, bicara soal tahapan beasiswa, apa saja yang harus di persiapkan? Sebenarnya banyak sekali yang memang harus disiapkan. Namun disini kami mencoba fokus untuk membahas seputar "motivation letter". 

Apa itu motivation letter? Motivation letter atau sering juga disebut statement letter merupakan salah satu bagian/ syarat yang umum untuk mencoba melamar beasiswa, terkhusus jika kalian ingin kuliah ke luar negeri.

Bicara motivation letter, ada beberapa poin penting dalam pembuatan motivation letter seperti yang dikutip dari buku Jurus Kuliah ke Luar Negeri. Buku ini terbukti ampuh dan sudah banyak meloloskan mereka-mereka yang berkeinginan kuliah ke luar negeri. Ada baiknya anda juga memiliki buku ini. Nah, langsung saja inilah 6 poin penting dalam pembuatan motivation letter:
  • Latar belakang 
  • Gunakan tata bahasa yang baik 
  • Harus unik dan berbobot 
  • Satu motivation letter (untuk satu perguruan tinggi) 
  • Apakah IPK kamu kecil? jika iya, usahakan memberi penjelasan (alasan-alasan berbobot) 
  • Nah, ini yang penting: Tujuan memilih program terkait.
Bagaimana soba bidik beasiswa, apakah sedikit coretan ini sudah bisa membuat bayangan untuk dapat membuat motivation letter anda dilirik sponsor nantinya?  Ya, mudah-mudahan saja bisa sedikit memberi gambaran. Jika masih bingung, bisa cari ilmunya di buku Jurus Kuliah ke Luar Negeri.

"Kita kalah oleh masalah bukan karena tidak punya kemampuan untuk bertahan, namun karena tidak memiliki daya kelola terhadap kemampuan itu sendiri"

Tuliskan kembali satu tujuan yang telah dipilih, sebagai tujuan yang sangat berarti dan benar-benar ingin dicapai dalam waktu dekat. Ingat, kemampuan kita terbatas, tetapi berprestasi ditengah keterbatasan adalah sebuah kepahlawanan dalam bentuk lain. Zero to Hero.

Itulah 6 langkah membuat motivation Letter. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!
Read More

Wednesday, May 17, 2017

Mendaftar Beasiswa? Siapkan 10 Dokumen Penting Ini

Kitalah yang mestinya membangun motivasi dari dalam diri. Sadar, adapun orang lain (inspirator, motivator, trainer, bahkan kematian) adalah trigger, sekedar pemicu dan pemacu. Dan lagi-lagi sadar, otak kita bukanlah bejana untuk diisi, namun ia adalah api untuk dikobarkan. Mengingat pentingnya belajar, jadi kita harus termotivasi dengan banyaknya mereka diluar sana yang lebih dulu berjuang hingga pada akhirnya mereka menemukan sesuatu yang mereka cari.

Bicara beasiswa adalah bicara tentang kebanggaan. Bayangkan, dengan segala proses, persyaratan dan tes yang begitu amat sangat panjang, belum lagi banyaknya persaingan dan segala macam rintangan yang harus di lewati, merupakan satu tolak ukur dari sebuah pencapaian. Jadi itu adalah suatu prestasi yang sangat membanggakan.

Nah, kalian yang ingin mencoba beruji-nyali untuk melamar beasiswa, tentunya harus punya amunisi terlebih dahulu untuk membidiknya. Hal itu dibutuhkan agar hasilnya pun bisa dikatakan maksimal. Bagi anda yang ingin melamar beasiswa, berikut dibawah ini dokumen penting yang harus anda persiapkan untuk melamar beasiswa.

Berikut inilah dokumen beasiswa yang perlu di persiapkan jika anda ingin melamar program beasiswa:
  • Ijazah dan transkip nilai 
  • Sebuah essay atau motivation letter 
  • Curriculum vitae 
  • Tes bahasa inggris (Toefl atau Ielts) 
  • Surat rekomendasi atasan 
  • Salinan paspor 
  • Terjemahan dokumen 
  • Proposal riset 
  • Scan dokumen-dokumen 
  • Pasfoto
*Catatan: sebenarnya tergantung para pemberi beasiswa dan beasiswa apa saja yang akan kalian bidik nanti. Bisa jadi ada tambahan atau pengurangan pada setiap poinnya.

Nah, itulah beberapa poin penting yang harus kalian persiapkan untuk beruji-nyali melamar beasiswa. Jangan lupa dipersiapkan yaa. Selamat berburu beasiswa, semoga berhasil!

Ingat! kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan. 

"Karena pada dasarnya belajar tidak mengenal batas umur, jadi belajarlah!"

Selain dokumen-dokumen tersebut diatas, kalian juga harus punya mental beasiswa. Yuk simak video mental beasiswa.
Bidik Beasiswa merupakan portal pendidikan yang menyajikan info beasiswa dalam negeri, beasiswa luar negeri, tips dan trik beasiswa.
Read More

Friday, May 12, 2017

Persyaratan Umum untuk Mendaftar Beasiswa

Bicara soal pendidikan memang sangat penting bagi kita semua. Bisa dibayangkan coba, jikalau di negara tercinta kita Indonesia ini tidak ada yang berpendidikan? Waah... kayaknya bisa-bisa kalang-kabut nih sobat. Oleh karena itu, hal ini memang sangat penting untuk keberlangsungan hidup kita. Dengan pendidikan, kita bisa tahu mana yang salah dan mana yang benar. Dengan pendidikan pula, kita bisa mengerti apa itu kesuksesan.

Nah, bicara pendidikan, pemerintah kita indonesia sangat mendukung sekali, terbukti dengan banyaknya lembaga pendidikan yang berdiri di negara kita ini. Pemerintah juga sedang berupaya untuk memajukan pendidikan, hal ini terbukti dengan banyaknya program, mulai dari pemberian beasiswa dan lain-lain.

Bicara beasiswa, pastinya banyak sekali beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah indonesia. Beasiswa yang sangat populer saat ini adalah beasiswa lpdp. Bukan hanya pemerintah saja, akan tetapi banyak juga dari lembaga-lembaga lainnya, baik beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Eits.. namun perlu diingat, untuk mendapatkan beasiswa juga harus punya amunisi dan daya saing kuat yaa, hal itu dikarenakan banyaknya persyaratan-persyaratan dalam proses memperoleh beasiswa. Oleh karena itu, mari kita membahas soal persyaratan-persyaratan apa saja agar kita bisa mengikuti seleksi beasiswa.
Catat! Syarat-syarat Umum Beasiswa
Ketika waktu yang ditentukan telah tiba, momentum itu menjadi penentu langkah. Apakah akan terus berjuang atau berhenti sampai di situ.

Berikut dibawah ini syarat-syarat umum yang diperlukan saat mendaftar beasiswa:

  1. Untuk mendaftar beasiswa, nilai Indeks Prestasi (GPA) sangat penting, ya minimum kalian harus memperoleh 3.00. Namun, ini bukan salah satu patokan, banyak diluar sana yang tidak mensyaratkan 3.00. Akan tetapi, anda perlu belajar dengan rajin untuk bisa mendapatkan IP minimum 3. Toh, ini kan untuk kita juga, agar peluang mendapatkan beasiswa terbuka lebar. Nah, bukan hanya itu saja ternyata, tetapi juga akan dilihat pada setiap semesternya. Jika lebih mendapatkan poin untuk peserta penerima beasiswa dengan IP yang trafiknya naik, itu salah satu perkembangan yang baik dan berpeluang lebih besar.
  2. Untuk mendaftar beasiswa, Kemampuan berbahasa Inggris adalah hal lain yang amat penting. Merka biasanya yang dipakai adalah IELTS min. 6,5 atau TOEFL min. 500. Oleh karena itu, banyaklah belajar dan persiapkan kemampuan bahasa inggris anda.
  3. Untuk mendaftar beasiswa, batasan umur juga dipertimbangkan. Biasanya batasan umur yang ditetapkan berbeda-beda, tergantung jenjang yang akan diambil. Misalnya akademi, BA, pasca sarjana, ataupun juga doktor.
  4. Untuk mendaftar beasiswa, keadaan finansial juga dipertimbangkan. Untuk mendapatkan beasiswa, kemampuan ekonomi seseorang juga turut memengaruhi layak tidaknya ia mendapatkan beasiswa. Untuk mendapatkan beasiswa dengan alasan ini kamu juga harus memberi bukti-bukti otentik bahwa kamu berasal dari keluarga yang kurang mampu. Misalnya surat keterangan dari Pak RT/Lurah.
  5. Untuk mendaftar beasiswa, formulir aplikasi sangat penting. Banyak dari mereka yang melamar dan gugur lantaran soal formulir. So... Formulir harus diisi selengkap-lengkapnya ya sobat, sebenar-benarnya dan tentunya sejelas-jelasnya. Sobat juga harus melampirkan beberapa dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk seleksi. Biasanya di formulir ini juga ada essay mengenai alasan mengapa kamu pantas mendapatkan beasiswa itu, atau topik lain yang ditentukan oleh pihak pemberi beasiswa.
  6. Pekerjaan, beberapa beasiswa mensyaratkan bahwa calon pelamar harus memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, dan umunya yang memiliki kesempatan besar untuk mendaparkan beasiswa di luar negeri bagi mereka adalah Pegawai Negeri Sipil.
  7. Dan yang selanjutnya adalah surat rekomendasi dari profesor, dosen, ataupun pimpinan di tempat Anda bekerja. Perlu diketahui, surat rekomendasi yang baik akan menjadi penunjang poin lebih yang menunjukkan bahwa kalian layak mendapat beasiswa di mata para reviewer/ penyeleksi beasiswa.
Nah, sebenarnya masih ada banyak lagi persyaratan-persyaratan khusus lainnya yang berbeda, tentunya pada setiap jenis dan jenjang beasiswa. Persyaratan-persyaratan umum ini menjadi basic dasar saja, agar dipersiapkan dengan baik oleh kalian para pemburu beasiswa. Bagiamana, apa kalian siap dengan persyaratan-persyaratan diatas? Yuk, sama-sama mempersiapkan diri.
Perlu kalian ketahui, persyaratan diatas hanya sekedar gambaran saja, tergantung nantinya para pemberi beasiswa sendiri yang mensyaratkan poin-poin apa saja. Bisa jadi yang diatas masuk, ataupun bisa juga beberapa poin persyaratan diatas di tiadakan. 
Yakin. Adanya tujuan dan orientasi yang jelas, bisa mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa berbagi info seputar beasiswa ini ya sobat!
Read More