Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Friday, May 19, 2017

Afi Nihaya Faradisa : Kita tidak harus berpikiran sama, tapi marilah kita sama-sama berpikir

Lagi dan lagi, Afi Nihaya Faradisa kembali menjadi perbincangan netizen lantaran tulisannya di media sosial menjadi viral dan heboh. Tulisan tersebut dibuat sejak tanggal 15 mei 2017 pukul 10:21 dengan judul "Warisan". Tulisan ini membahas mengenai indahnya keberagaman yang ada di Indonesia. 
Foto: Afi Nihaya Faradisa (Facebook.com/afinihaya)
Di usianya yang terbilang masih remaja, tak sedikit orang dewasa dan juga orangtua memuji Afi, bahkan mungkin mereka mulai jatuh cinta dengan pandangan dan pola pikir Afi yang dituangkan ke dalam sebuah tulisannya. Diketahui, Afi merupakan salah seorang Siswi SMA Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur. Tulisan-tulisannya memang selalu ramai dan dinikmati banyak orang. 

Nah lewat tulisannya berjudul "warisan" yang sedang heboh kali ini, Afi pun mengajak seluruh warganegara Indonesia untuk bisa menjaga toleransi, khususnya di media sosial. Kini, berdasarkan hasil pantauan bidikbeasiswa.top di akun facebook milik Afi, tulisan berjudul "warisan" ini sudah dibagikan sekitar 27.472 kali tanggal 19/05/2017 (Update pukul 06:08) dan sudah mendapatkan respon sebanyak 5,2 rb komentar. Wow! banget bukan? :)

Penasaran tulisan afi berjudul "warisan" itu seperti apa? yuk, simak dibawah ini!

WARISAN

Ditulis oleh Afi Nihaya Faradisa
Foto: Afi Nihaya Faradisa (Facebook.com/afinihaya)

Kebetulan saya lahir di Indonesia dari pasangan muslim, maka saya beragama Islam. Seandainya saja saya lahir di Swedia atau Israel dari keluarga Kristen atau Yahudi, apakah ada jaminan bahwa hari ini saya memeluk Islam sebagai agama saya? Tidak.

Saya tidak bisa memilih dari mana saya akan lahir dan di mana saya akan tinggal setelah dilahirkan. Kewarganegaraan saya warisan, nama saya warisan, dan agama saya juga warisan. Untungnya, saya belum pernah bersitegang dengan orang-orang yang memiliki warisan berbeda-beda karena saya tahu bahwa mereka juga tidak bisa memilih apa yang akan mereka terima sebagai warisan dari orangtua dan negara.
.
Setelah beberapa menit kita lahir, lingkungan menentukan agama, ras, suku, dan kebangsaan kita. Setelah itu, kita membela sampai mati segala hal yang bahkan tidak pernah kita putuskan sendiri.
.
Sejak masih bayi saya didoktrin bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar. Saya mengasihani mereka yang bukan muslim, sebab mereka kafir dan matinya masuk neraka. Ternyata, teman saya yang Kristen juga punya anggapan yang sama terhadap agamanya. Mereka mengasihani orang yang tidak mengimani Yesus sebagai Tuhan, karena orang-orang ini akan masuk neraka, begitulah ajaran agama mereka berkata. 

Maka, bayangkan jika kita tak henti menarik satu sama lainnya agar berpindah agama, bayangkan jika masing-masing umat agama tak henti saling beradu superioritas seperti itu, padahal tak akan ada titik temu. 

Jalaluddin Rumi mengatakan, "Kebenaran adalah selembar cermin di tangan Tuhan; jatuh dan pecah berkeping-keping. Setiap orang memungut kepingan itu, memperhatikannya, lalu berpikir telah memiliki kebenaran secara utuh."
.
Salah satu karakteristik umat beragama memang saling mengklaim kebenaran agamanya. Mereka juga tidak butuh pembuktian, namanya saja "iman". Manusia memang berhak menyampaikan ayat-ayat Tuhan, tapi jangan sesekali mencoba jadi Tuhan. Usah melabeli orang masuk surga atau neraka sebab kita pun masih menghamba.
.
Latar belakang dari semua perselisihan adalah karena masing-masing warisan mengklaim, "Golonganku adalah yang terbaik karena Tuhan sendiri yang mengatakannya". Lantas, pertanyaan saya adalah kalau bukan Tuhan, siapa lagi yang menciptakan para Muslim, Yahudi, Nasrani, Buddha, Hindu, bahkan ateis dan memelihara mereka semua sampai hari ini?
.
Tidak ada yang meragukan kekuasaan Tuhan. Jika Dia mau, Dia bisa saja menjadikan kita semua sama. Serupa. Seagama. Sebangsa.
Tapi tidak, kan?
.
Apakah jika suatu negara dihuni oleh rakyat dengan agama yang sama, hal itu akan menjamin kerukunan? Tidak!
Nyatanya, beberapa negara masih rusuh juga padahal agama rakyatnya sama.
Sebab, jangan heran ketika sentimen mayoritas vs. minoritas masih berkuasa, maka sisi kemanusiaan kita mendadak hilang entah kemana.
.
Bayangkan juga seandainya masing-masing agama menuntut agar kitab sucinya digunakan sebagai dasar negara. Maka, tinggal tunggu saja kehancuran Indonesia kita.
.
Karena itulah yang digunakan negara dalam mengambil kebijakan dalam bidang politik, hukum, atau kemanusiaan bukanlah Alquran, Injil, Tripitaka, Weda, atau kitab suci sebuah agama, melainkan Pancasila, Undang-Undang Dasar '45, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam perspektif Pancasila, setiap pemeluk agama bebas meyakini dan menjalankan ajaran agamanya, tapi mereka tak berhak memaksakan sudut pandang dan ajaran agamanya untuk ditempatkan sebagai tolok ukur penilaian terhadap pemeluk agama lain. Hanya karena merasa paling benar, umat agama A tidak berhak mengintervensi kebijakan suatu negara yang terdiri dari bermacam keyakinan.
.
Suatu hari di masa depan, kita akan menceritakan pada anak cucu kita betapa negara ini nyaris tercerai-berai bukan karena bom, senjata, peluru, atau rudal, tapi karena orang-orangnya saling mengunggulkan bahkan meributkan warisan masing-masing di media sosial.
Ketika negara lain sudah pergi ke bulan atau merancang teknologi yang memajukan peradaban, kita masih sibuk meributkan soal warisan.
.
Kita tidak harus berpikiran sama, tapi marilah kita sama-sama berpikir.

Nah, itulah tulisan yang dibuat oleh Afi Nihaya Faradisa yang saat ini masih hangat di perbincangkan di sosial media. Mari sejenak kita merenung dari apa yang sudah ditulis anak remaja ini. Semoga bermanfaat!

Bidik Beasiswa merupakan portal pendidikan yang menyajikan info beasiswa dalam negeri, beasiswa luar negeri, tips dan trik beasiswa.
Read More

Wednesday, May 17, 2017

Mendaftar Beasiswa? Siapkan 10 Dokumen Penting Ini

Kitalah yang mestinya membangun motivasi dari dalam diri. Sadar, adapun orang lain (inspirator, motivator, trainer, bahkan kematian) adalah trigger, sekedar pemicu dan pemacu. Dan lagi-lagi sadar, otak kita bukanlah bejana untuk diisi, namun ia adalah api untuk dikobarkan. Mengingat pentingnya belajar, jadi kita harus termotivasi dengan banyaknya mereka diluar sana yang lebih dulu berjuang hingga pada akhirnya mereka menemukan sesuatu yang mereka cari.

Bicara beasiswa adalah bicara tentang kebanggaan. Bayangkan, dengan segala proses, persyaratan dan tes yang begitu amat sangat panjang, belum lagi banyaknya persaingan dan segala macam rintangan yang harus di lewati, merupakan satu tolak ukur dari sebuah pencapaian. Jadi itu adalah suatu prestasi yang sangat membanggakan.

Nah, kalian yang ingin mencoba beruji-nyali untuk melamar beasiswa, tentunya harus punya amunisi terlebih dahulu untuk membidiknya. Hal itu dibutuhkan agar hasilnya pun bisa dikatakan maksimal. Bagi anda yang ingin melamar beasiswa, berikut dibawah ini dokumen penting yang harus anda persiapkan untuk melamar beasiswa.

Berikut inilah dokumen beasiswa yang perlu di persiapkan jika anda ingin melamar program beasiswa:
  • Ijazah dan transkip nilai 
  • Sebuah essay atau motivation letter 
  • Curriculum vitae 
  • Tes bahasa inggris (Toefl atau Ielts) 
  • Surat rekomendasi atasan 
  • Salinan paspor 
  • Terjemahan dokumen 
  • Proposal riset 
  • Scan dokumen-dokumen 
  • Pasfoto
*Catatan: sebenarnya tergantung para pemberi beasiswa dan beasiswa apa saja yang akan kalian bidik nanti. Bisa jadi ada tambahan atau pengurangan pada setiap poinnya.

Nah, itulah beberapa poin penting yang harus kalian persiapkan untuk beruji-nyali melamar beasiswa. Jangan lupa dipersiapkan yaa. Selamat berburu beasiswa, semoga berhasil!

Ingat! kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan. 

"Karena pada dasarnya belajar tidak mengenal batas umur, jadi belajarlah!"

Selain dokumen-dokumen tersebut diatas, kalian juga harus punya mental beasiswa. Yuk simak video mental beasiswa.
Bidik Beasiswa merupakan portal pendidikan yang menyajikan info beasiswa dalam negeri, beasiswa luar negeri, tips dan trik beasiswa.
Read More

Tuesday, May 16, 2017

Keren! Inilah Para Peraih Gelar Doktor Termuda Di Dunia

Bagaimana perasaan Anda apabila meraih gelar doktor di usia muda? Apakah senang? Bangga? Jawabannya pasti kebanyakan iya. Karena pada dasarnya, untuk meraih itu semua tidak segampang membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan, kerja keras, serta kerja cerdas. Pastinya pada setiap jenjang pendidikan di perguruan tinggi, masing-masing memiliki tantangannya tersendiri. Nah, tidak sedikut pula bagi mereka para mahasiswa yang butuh waktu bertahun-tahun lamanya untuk dapat memastikan pencapainnya tersebut. 

Sebelumnya, perlu Anda ketahui jikalau kegigihan serta kerja keras dapat menjadikan orang-orang dibawah ini berhasil mendapatkan gelar doktoral (S-3) di usianya yang masih muda. Siapa sajakah mereka?


Simak juga : 15 kampus pencetak Alumni Para Startup Terkaya di Dunia
Dilansir Okezone yang Menukil dari Dario Grad School Hub, berikut ini adalah daftar orang-orang yang meraih gelar doktoral "termuda" yang pernah ada di dunia:

10. Karl Witte

Ketika menginjak usia 13 tahun, Karl mendapatkan gelar PhD dari University of Giessen. 

9. Kim Ung Yong

Kim Ung Yong bahkan sudah diundang untuk melakukan penelitian bagi NASA pada usia delapan tahun. Di usianya yang baru menginjak 15 tahun, dirinya berhasil meraih gelar PhD.

8. Balamurali Ambati

Pada usia 13 tahun, dia sudah menyelesaikan studinya di New York University untuk jenjang Sarjana. Sementara itu, pada usianya menginjak 17 tahun, dia menjadi doctor termuda di dunia.

7. Ruth Lawrence

Pada 1985, Ruth lulus dari bangku kuliahnya di Oxford University pada usia 13 tahun. Selang beberapa tahun, diusianya yang masih menginjak 17 tahun, dia sudah berhasil meraih gelar PhD di di bidang Matematika.

6. Nobert Wiener

Diusia 17 tahun, Norbert berhasil menyelesaikan studinya sampai ke jenjang Doktoral. Sehingga dia bisa mendapatkan gelar PhD di bidang Matematika dari Harvard University.

5. Sho Yano

Umumnya di umur 18 tahun, para siswa baru memasuki dunia perkuliahan di jenjang sarjana (S-1). Namun berbeda dengan anak yang satu ini, Sho Yano sudah mendapat gelar doktoral dari University of Chicago di usia 18 tahun.

4. Juliet Beni

Bisa meraih gelar akademik di usia yang sangat muda pasti membanggakan. Hal yang sama juga dirasakan oleh Juliet Beni. Di usia 19 tahun, ia sudah meriah gelar PhD di bidang psikologi dari University of California.

3. Charles Homer Haskins

Di usia 19 tahun, Charles sudah berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang doktoral dan meraih gelar PhD di Johns Hopkins University, Baltimore. Usai mendapat gelar tersebut, dia pun sempat mengajar di Harvard University.

2. Erik Demaine

Pria kelahiran Nova Scotia, Kanada, ini telah meraih gelar sarjana di usia yang masih belia yakni 14 tahun dari Dalhousie University di Halifax. Pada 2001, Demain bahkan menjadi profesor termuda yang ada di MIT yakni 20 tahun.

1. Akshay Venkatesh

Pada 1993, di usianya yang masih 11 tahun, dia sudah berhasil memenangkan medali dalam International Physics Olympiad di Virginia. Venkatesh bahwa sudah berhasil meraih gelar PhD di Princeton University pada usia 20 tahun.

Itulah 10 Orang Peraih Gelar Doktor Termuda Di Dunia. Apakah Anda ingin seperti mereka? 
Read More

Friday, May 12, 2017

Persyaratan Umum untuk Mendaftar Beasiswa

Bicara soal pendidikan memang sangat penting bagi kita semua. Bisa dibayangkan coba, jikalau di negara tercinta kita Indonesia ini tidak ada yang berpendidikan? Waah... kayaknya bisa-bisa kalang-kabut nih sobat. Oleh karena itu, hal ini memang sangat penting untuk keberlangsungan hidup kita. Dengan pendidikan, kita bisa tahu mana yang salah dan mana yang benar. Dengan pendidikan pula, kita bisa mengerti apa itu kesuksesan.

Nah, bicara pendidikan, pemerintah kita indonesia sangat mendukung sekali, terbukti dengan banyaknya lembaga pendidikan yang berdiri di negara kita ini. Pemerintah juga sedang berupaya untuk memajukan pendidikan, hal ini terbukti dengan banyaknya program, mulai dari pemberian beasiswa dan lain-lain.

Bicara beasiswa, pastinya banyak sekali beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah indonesia. Beasiswa yang sangat populer saat ini adalah beasiswa lpdp. Bukan hanya pemerintah saja, akan tetapi banyak juga dari lembaga-lembaga lainnya, baik beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Eits.. namun perlu diingat, untuk mendapatkan beasiswa juga harus punya amunisi dan daya saing kuat yaa, hal itu dikarenakan banyaknya persyaratan-persyaratan dalam proses memperoleh beasiswa. Oleh karena itu, mari kita membahas soal persyaratan-persyaratan apa saja agar kita bisa mengikuti seleksi beasiswa.
Catat! Syarat-syarat Umum Beasiswa
Ketika waktu yang ditentukan telah tiba, momentum itu menjadi penentu langkah. Apakah akan terus berjuang atau berhenti sampai di situ.

Berikut dibawah ini syarat-syarat umum yang diperlukan saat mendaftar beasiswa:

  1. Untuk mendaftar beasiswa, nilai Indeks Prestasi (GPA) sangat penting, ya minimum kalian harus memperoleh 3.00. Namun, ini bukan salah satu patokan, banyak diluar sana yang tidak mensyaratkan 3.00. Akan tetapi, anda perlu belajar dengan rajin untuk bisa mendapatkan IP minimum 3. Toh, ini kan untuk kita juga, agar peluang mendapatkan beasiswa terbuka lebar. Nah, bukan hanya itu saja ternyata, tetapi juga akan dilihat pada setiap semesternya. Jika lebih mendapatkan poin untuk peserta penerima beasiswa dengan IP yang trafiknya naik, itu salah satu perkembangan yang baik dan berpeluang lebih besar.
  2. Untuk mendaftar beasiswa, Kemampuan berbahasa Inggris adalah hal lain yang amat penting. Merka biasanya yang dipakai adalah IELTS min. 6,5 atau TOEFL min. 500. Oleh karena itu, banyaklah belajar dan persiapkan kemampuan bahasa inggris anda.
  3. Untuk mendaftar beasiswa, batasan umur juga dipertimbangkan. Biasanya batasan umur yang ditetapkan berbeda-beda, tergantung jenjang yang akan diambil. Misalnya akademi, BA, pasca sarjana, ataupun juga doktor.
  4. Untuk mendaftar beasiswa, keadaan finansial juga dipertimbangkan. Untuk mendapatkan beasiswa, kemampuan ekonomi seseorang juga turut memengaruhi layak tidaknya ia mendapatkan beasiswa. Untuk mendapatkan beasiswa dengan alasan ini kamu juga harus memberi bukti-bukti otentik bahwa kamu berasal dari keluarga yang kurang mampu. Misalnya surat keterangan dari Pak RT/Lurah.
  5. Untuk mendaftar beasiswa, formulir aplikasi sangat penting. Banyak dari mereka yang melamar dan gugur lantaran soal formulir. So... Formulir harus diisi selengkap-lengkapnya ya sobat, sebenar-benarnya dan tentunya sejelas-jelasnya. Sobat juga harus melampirkan beberapa dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk seleksi. Biasanya di formulir ini juga ada essay mengenai alasan mengapa kamu pantas mendapatkan beasiswa itu, atau topik lain yang ditentukan oleh pihak pemberi beasiswa.
  6. Pekerjaan, beberapa beasiswa mensyaratkan bahwa calon pelamar harus memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, dan umunya yang memiliki kesempatan besar untuk mendaparkan beasiswa di luar negeri bagi mereka adalah Pegawai Negeri Sipil.
  7. Dan yang selanjutnya adalah surat rekomendasi dari profesor, dosen, ataupun pimpinan di tempat Anda bekerja. Perlu diketahui, surat rekomendasi yang baik akan menjadi penunjang poin lebih yang menunjukkan bahwa kalian layak mendapat beasiswa di mata para reviewer/ penyeleksi beasiswa.
Nah, sebenarnya masih ada banyak lagi persyaratan-persyaratan khusus lainnya yang berbeda, tentunya pada setiap jenis dan jenjang beasiswa. Persyaratan-persyaratan umum ini menjadi basic dasar saja, agar dipersiapkan dengan baik oleh kalian para pemburu beasiswa. Bagiamana, apa kalian siap dengan persyaratan-persyaratan diatas? Yuk, sama-sama mempersiapkan diri.
Perlu kalian ketahui, persyaratan diatas hanya sekedar gambaran saja, tergantung nantinya para pemberi beasiswa sendiri yang mensyaratkan poin-poin apa saja. Bisa jadi yang diatas masuk, ataupun bisa juga beberapa poin persyaratan diatas di tiadakan. 
Yakin. Adanya tujuan dan orientasi yang jelas, bisa mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa berbagi info seputar beasiswa ini ya sobat!
Read More

Wednesday, May 10, 2017

Tips Berlatih Writing Skill untuk Tes Ielts

Hai sobat seputar beasiswa.. Tidak bosan-bosannya mengingatkan bahwa jangan pernah lelah untuk terus menuntut ilmu dan coba galilah selalu kemampuan yang kita miliki, selama kita masih diberi kesempatan dalam menjalani hidup. Sebab dengan ilmu, kita akan tahu apa-apa saja yang harus kita lakukan dan kerjakan. Dengan ilmu, kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selalu menghadang di dalam kehidupan ini. Dengan ilmu pula, kita bisa lebih banyak memberi manfaat-manfaat untuk orang lain. Bahkan dengan ilmu pula, kita akan terus banyak bersyukur dan terus berusaha menjadi yang terbaik dalam mengisi kehidupan ini.

Perlu di ingat pula, jika bicara soal beasiswa, sering kita dihadapkan dengan proses seleksi yang semuanya rata-rata sama, tidak lain adalah dengan diawali; seleksi administrasi semisal dokumen-dokumen ijazah, transkrip, dan lain-lain. Namun ada juga yang paling penting menurut penulis di sini adalah pastinya bila ingin mendapatkan beasiswa di luar negeri kita harus mempunyai satu kemampuan bahasa asing yang dibuktikan dengan sertifikat bahasa. 

Ada juga persyaratan-persyaratan lainnya yang meminta pelamar/ pembidik beasiswa untuk membuat sebuah essay atau seperti juga motivation letter. Nah, perlu kalian ketahui, dalam membuat sebuah essay kita pun harus mencoba menyusunnya dengan bahasa yang baik serta maksud dan tujuan yang disampain mudah dipahami dan menggugah sehingga peluang untuk mendapatkan beasiswa bisa diterima oleh universitas atau para pemberi beasiswa. Itulah dua hal yang menurut penulis sangat penting untuk dipersiapkan dari sekarang, bila ingin mendaftar ke universitas terkait dan juga untuk mendapatkan sebuah beasiswa.

Pada kesempatan kali ini, mari kita membahasa sedikit tentang tips-tips yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memulai latihan writing untuk mengikuti tes IELTS. Writing merupakan salah satu komponen penting dari tes IELTS. Dalam tes IELTS sendiri, writing terbagi menjadi dua soal, yakni: 
  • Task 1 yang meminta peserta untuk menuliskan laporan berdasarkan grafik, bagan atau diagram yang diberikan, dan kemudian 
  • Task 2 yang meminta peserta untuk menuliskan essai berdasarkan topik yang diberikan oleh si penguji.
Nah, tidak usah panjang lebar, langsung saja yuk! Mari simak beberapa tips yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memulai latihan writing untuk mengikuti tes IELTS seperti yang dilansir Hotcourses. Berikut dibawah ini tipsnya:


1. Membaca (Bacalah pertanyaan dengan baik)

Tips pertama berlatih "Writing Skill" untuk tes ielts: bacalah pertanyaan dengan baik, garis bawahi poin penting yang perlu dijelaskan dalam tulisan Anda. Hal ini bisa membantu Anda untuk menjawab dengan relevan dan mencegah Anda menuliskan bahasan yang keluar dari topik.

Untuk task 1, Anda perlu menghubungkan tulisan Anda dengan data-data yang bisa Anda dapatkan dari diagram, bagan, ataupun grafik. Gunakanlah data-data atau gambar yang ada untuk mendukung pernyataan Anda.Topik yang kerap muncul dalam task 1 adalah meminta peserta untuk membandingkan data (misalnya: membandingkan populasi dari tahun ke tahun, membandingkan biaya hidup dari negara yang satu dan yang lain) atau menjelaskan diagram yang diberikan (misalnya: menjelaskan cara membangkitkan tenaga listrik dari gelombang laut, menjelaskan bagaimana rumah kaca menyerap cahaya matahari).

Untuk task 2, peserta akan diminta untuk menuliskan argumen. Misalnya: Apakah Anda setuju bahwa perkembangan teknologi jaman sekarang berpengaruh buruk terhadap remaja? Untuk pertanyaan seperti ini, Anda perlu menegaskan jawaban Anda (setuju atau tidak) dari awal dan kemudian memberikan alasan yang jelas, dengan didukung oleh contoh-contoh yang relevan (bisa diambil dari pengalaman Anda sendiri).

2. Mendahulukan (Kerjakan task 2 terlebih dahulu)

Selanjutnya tips kedua berlatih "Writing Skill" untuk tes ielts adalah; Task 2 bernilai 2 kali lipat dari task 1. Oleh karena itu kerjakanlah task 2 terlebih dahulu untuk memastikan Anda menyelesaikannya dengan baik.

3. Perencanaan (Jangan langsung memulai menulis)

Pada tips ketiga dalam berlatih "Writing Skill" untuk tes ielts adalah; Setelah membaca soal, jangan langsung mulai menulis. Tetapi buatlah perencanaan terlebih dahulu mengenai bagaimana Anda akan menjawab pertanyaan dan bagaimana Anda akan membagi tulisan Anda dalam paragraf, serta poin apa saja yang perlu Anda masukkan dalam tiap paragraf. Dengan demikian, Anda bisa menulis dengan lebih lancar.

4. Ingat akan Word Limit

Tips yang keempat; Jangan menulis lebih sedikit dari word limit yang diberikan. Task 1 meminta peserta untuk menuliskan minimal 150 kata dan task 2 minimal 250 kata. Jika Anda menulis kurang dari word limit yang diberikan, maka nilai Anda akan dikurangi.

Tetapi hindari juga menulis terlalu panjang. Ingat akan batas waktu yang diberikan. Yang dinilai adalah kualitas tulisan, bukan kuantitas. Selain itu untuk mendapatkan nilai yang baik, pastikan tulisan Anda selalu relevan dengan topik yang diberikan. Jangan menuliskan argumen atau pernyataan yang tidak diperlukan. Semakin panjang tulisan Anda, semakin besar kemungkinan untuk membuat kesalahan. Tulislah seperlunya dan gunakan waktu yang tersisa untuk memeriksa kembali tulisan Anda.

5. Hindari Mengulang Soal atau Kalimat

Tips kelima; Jika Anda menuliskan soal dalam tulisan Anda, bagian tersebut tidak akan dihitung. Misalnya soal yang diberikan adalah: Machine translation (MT) is slower and less accurate than human translation and there is no immediate or predictable likelihood of machines taking over this role from humans. Do you agree or disagree? Jika Anda menjawab dengan : I agree that Machine translation (MT) is slower and less accurate than human translation, maka bagian yang digaris bawahi tersebut tidak akan dimasukkan dalam word count.

6. Perhatikan Gaya Tulisan

Selanjutnya tips keenam; IELTS mengharuskan gaya penulisan formal. Gunakanlah “is not” daripada “is’nt”. Hal ini juga akan dinilai. Hindari juga menulis dalam kalimat yang panjang, karena semakin panjang kalimat, semakin besar kemungkinan untuk salah.

7. Tips Menghemat Waktu

Dan untuk tips terakhir yaitu tips ketujuh; Seperti yang dijelaskan di poin nomor 3, merencanakan sebelum menulis akan membantu menghemat waktu Anda. Begitu selesai membuat perencanaan, Anda tidak akan bingung mengenai apa yang perlu Anda tulis.

Untuk mengetahui apakah Anda telah mencapai target word limit, hitunglah jumlah baris tulisan Anda, bukan kata per kata. Sebelum mengikuti ujian, Anda tentunya sudah sering berlatih bukan? Setiap kali berlatih menulis, hitunglah perkiraan berapa kata yang biasa Anda tuliskan dalam tiap baris. Kemudian kalikan baris tersebut dengan jumlah kata. Dengan demikian Anda bisa mendapatkan perkiraan word count Anda.

Nah, itulah beberapa tips berlatih writing skill untuk tes ielts. Sebaiknya Anda mengalokasikan waktu untuk merencanakan tulisan dan memeriksa ulang tulisan Anda.
Catatan Penting: kualitas penulisan selalu lebih penting dari kuantitas. Tim penilai tidak akan membaca kata per kata dari tulisan Anda, jadi gunakanlah kalimat yang tegas. Aturlah tulisan Anda dalam paragraf yang teratur, supaya penilai bisa menangkap poin yang Anda sampaikan dengan jelas.

Kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan. Selamat belajar dan mencoba. Semoga bermanfaat!
Read More

Monday, December 5, 2016

Kebiasaan Orang-orang Sukses Adalah...

Hai sobat bidik beasiswa... kalian masih semangat kan dalam mencari beasiswa? Ingat! Kuncinya adalah fokus. Fokus berarti mengumpulkan yang tercecer, merangkai yang terbengkalai, menyatuvisikan yang tercerai-berai, mengumpulkan yang terpisah, menggerakan yang diam, memunculkan yang terpendam, dan mengarahkan pada kemenangan. Bukankah kemenangan adalah salah satu tujuan yang selama ini kita dambakan!

Bicara pendidikan, sangat penting memang bagi kehidupan kita semua, dan hal tersebut itu realita. Bisa dibayangkan coba, jikalau di negara tercinta kita Indonesia ini tidak ada yang berpendidikan? Waah... kayaknya bisa-bisa kalang-kabut nih sobat. Oleh karena itu, pendidikan menjadi halpenting memang untuk keberlangsungan hidup kita. Dengan pendidikan, kita bisa tahu mana yang salah dan mana yang benar. Dengan pendidikan pula, kita bisa mengerti apa itu kesuksesan. Nah, bicara kesuksesan, apa sih yang sering dilakukan orang-orang sukses diluar sana? mari sedikit kita bahas ilmunya.

Orang-orang sukses sering sekali haus akan ilmu, mereka dengan asiknya selalu menamanfaatkan waktunya untuk terus belajar, salah staunya yaiu dengan banyaknya membaca. Membaca disini umum ya sobat, banyak bacaaan yang mereka lahap semisal buku-buku bisnis, marketing, komunikasi, sejarah, budaya, matematika dan masih banyak lagi yang lainnya. 

"Ketika waktu yang ditentukan telah tiba, momentum itu menjadi penentu langkah. Apakah akan terus berjuang atau berhenti sampai di situ".
Dengan membaca, mereka lebih tahu dan mengenal dunia. Nah, berikut dibawah ini adalah contoh orang-orang sukses dengan kebiasaan membacanya. Mau tahu? Yuk, simak debawah ini sampai selesai!

  • Oprah Winfrey

Pada tulisan kali ini, ada Oprah Winfrey. Siapa yang tak kenal Oprah Winfrey dan kisah kesuksesannya yang begitu heroik. Oprah saat ini menjadi inspirasi dari banyak orang di dunia ini. Dan dia, bisa menjadi seperti sekarnag ini karena dia adalah orang yang rajin membaca buku sebagai inspirasi-inspirasi dalam kehidupan sehari-harinya.

  • Elon Musk

Untuk selanjutnya, kebiasaan membaca buku dan terbukti sukses adalah Elon Musk. Perlu kalian ketahui, Elon Musk ini adalh orang yang begitu terkenal dengan bisnis dan inovasi-inovasinya yang mengkedepankan proyek jangka panjang seperti mobil listrik dan proyek luar angkasa. Sedari kecil, Elon Musk yang di juluki sebagai Iron Man dunia nyata ini menjadikan membaca buku sebagai kebiasaan dan pembuka wawasan serta inspirasi-inspirasi dia dalam setiap mengambil keputusan.

  • Mark Cuban

Kalian tahu siapa Mark Cuban? Ya, Mark Cuban merupakan salah satu pebisnis yang paling sukses di negara Amerika Serikat. Dia adalah orang yang begitu menggilai membaca buku di kesehariannya. Selama sehari, tepatnya kurang lebih selama 3 jam, waktunya digunakan untuk membaca buku-buku kesukaannya.

  • Mark Zuckerberg

Untuk orang satu ini pasti kalian tahu itu. Ya benar, yaitu Mark Zuckerberg. Pria yang terbilang sangat populer dengan jejaring sosial besutannya yaitu Facebook. Ngomong-ngomong Mark Zuckerberg, beliau juga terkenal sebagai pembaca buku yang setia. Bayangkan, dia selalu menyempatkan untuk membaca buku di sela-sela kehidupan berbisnis dan berkeluarganya.

  • Bill Gates

Bicara Bill Gates, Kalian pasti tahu tentang orang paling kaya di dunia ini. Beliau merupakan Big bos Microsoft. Tahukah Anda sobat, Bill Gates termasuk orang yang selama hidupnya tidak pernah lepas dari membaca buku. Bahkan selama setahun, dia bisa membaca lebih dari 50 buah buku. Ini artinya, selama seminggu, dia telah mebereskan 1 buah buku habis dia baca. Dan terbukti bukan, jikalau manusia yang satu ini selalu haus akan ilmu, dan ilmu sendiri membawanya hingga mencapai kesuksesan.

Are you ready to drive a change? Nah, itulah beberapa orang sukses di dunia dengan segala kebiasaan membacanya. Apakah Anda tertarik untuk mengikuti jejak mereka? Selamat mencoba dan semoga Anda menjadi orang-orang sukses yang selalu haus akan ilmu dan tentunya menjadi manfaat bagi banyak orang!
Read More

Thursday, December 1, 2016

Inilah 5 Program Pertukaran Pelajar Ke Luar Negeri

Are you ready to drive a change? Dalam hal-hal pendidikan, negara-negara maju lebih cenderung mempunyai pendidikan yang lebih berkualitas. Nah, untuk itu, kalian bisa mengambil kesempatan tersebut untuk mendapat ilmu sebanyak-banyaknya, sehingga nantinya kamu akan memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman dengan perspektif internasional. Banyak jalan agar kalian bisa memperoleh banyak pembelajaran (ilmu), baik itu di dalam negeri ataupun luar negeri sekalipun. Caranya dengan menggunakan biaya sendiri, mengikuti banyak program pertukaran pelajar, ataupun memanfaatkan beasiswa-beasiswa yang ada, tentunya semua hal tersebut jelas melalui beberapa proses tahapan seleksi.

Ingat! Seperti yang sudah banyak orang bijak katakan; bahwa jangan pernah lelah untuk terus menuntut ilmu dan coba galilah selalu kemampuan yang kita miliki selama kita masih diberi kesempatan dalam menjalani hidup. Sebab dengan ilmu, kita akan tahu apa-apa saja yang harus kita lakukan dan kerjakan. Dengan ilmu, kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selalu menghadang di tengah kehidupan yang kita jalani ini. Dengan ilmu pula, kita bisa lebih banyak memberi manfaat-manfaat untuk orang lain. Bahkan dengan ilmu pula, kita akan terus banyak bersyukur dan terus berusaha menjadi yang terbaik dalam mengisi kehidupan ini.


Nah, pada kesempatan sore ini, jika Anda tertarik untuk bisa merasakan sensasi belajar/ menempuh studi di luar negeri, ada baiknya Anda mempersiapkan diri untuk bisa mengikuti (Exchange Program/ Pertukaran Pelajar). Banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan tentunya dari program semacam ini. Karena pada dasarnya, kesempatan untuk bisa merasakan perbedaan proses belajar di luar negeri merupakan satu pengalaman yang menarik dan ini patut Anda coba agar Anda memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman dengan perspektif internasional. 

Program ini tersedia dalam berbagai pilihan dan juga bisa diambil oleh pelajar SMA dan mahasiswa semester awal. Jika Anda tertarik untuk mengikutinya, berikut ini adalah 5 daftar program exchange seperti yang sudah dilansir Berkuliah, tentunya yang bisa diambil oleh mahasiswa maupun pelajar dari Indonesa. Apa sajakah itu? Yuk simak berikut ini;

5. Program "Ship for Southeast Asian Youth Programme (SSEAYP) - ASEAN"

Untuk program yang kelima ada "SSEAYP". Program ini memiliki tujuan utama yaitu untuk mempererat hubungan persaudaraan serta juga toleransi dari pada pemuda yang tepatnya tinggal di 10 negara ASEAN serta Jepang. Nah, perluasan sudut pandang dari para peserta program ini juga dijadikan sebagai satu tujuan dalam kaitannya untuk memperkuat semangat dan hubungan kerjasama internasional antar negara. Seperti nama dari program ini, kapal merupakan media ataualat transportasi yang disediakan untuk program ini. Jadi selama didalam kapal bisa dimanfaatkan untuk berbagi cerita dan juga saling mengenal satu sama lain. Berbagai diskusi tentu bisa dilakukan dengan para peserta dari negara lain baik ketika berada didalam kapal maupun ketika di negara-negara yang dikunjungi. Jika Anda tertarik, silahkan berselancar ke laman http://www.sseaypindonesia.org/ atau di http://www8.cao.go.jp/youth/kouryu/h14/sseayp/sseayp-main-e.html.

4. Program "Indonesia–Korea Youth Exchange Program (IKYEP), Korea Selatan"

Pada posisi nomor 4 ada "IKYEP". Kementrian Pemuda dan Olahraga RI dan Kementrian Kesetaraan Gender dan Keluarga dari Korea Selatan menyelenggarakan program resmi ini mulai dari tahun 2008 dengan MOU yang ditandatangani pada tahun 2009. Nah, pada program IKYEP sendiri biasanya diadakan selama 20 hari yaitu 10 hari di Indonesia dan 10 hari di Korea Selatan yang dilangsungkan pada bulan November. Berbagai kegiatan dalam program ini meliputi kunjungan kehormatan ke pusat-pusat kegiatan pemuda, pengenalan budaya, merasakan tinggal dengan keluarga, dan banyak lagi yang lain. Tentunya sangat menarik untuk bisa mengikuti program pertukaran pelajar ini. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan berselancar di http://ikyep.org/.

3. Program "Youth for Understanding (YFU), Jerman"

Pada posisi ketiga ini ada "YFU". Perlu Anda ketahui, jika di Jerman ada juga satu program yang ditawarkan bernama Youth for Understanding (YFU) yang pada dasarnya merupakan sebuah organisasi nirlaba skala internasional dengan program pendidikan di 64 negara di dunia. Sejak tahun 1951, YFU sudah menyelenggarakan dan membuktikan kesuksesannya dalam mengelola program pertukaran pelajar diseluruh dunia. Saat ini YFU bisa dibilang menjadi organisasi terbesar dan tertua dalam hal pertukaran pelajar di dunia. 

Nah, pada "YFU" sendiri, budaya merupakan fokus utama dari program ini dikarenakan memang budaya lebih diyakini sebagai hal yang paling penting kaitannya dengan peningkatan keterampilan mahasiswa di lingkup internasional. Lebih dari 50 negara sudah dicakup oleh YFU dalam program yang berlangsung selama 1 tahun. Untuk YFU yang berada di Indonesia memungkinkan mahasiswa dari Indonesia untukisa mengikuti program pertukaran pelajar di negara-negara antara lain Jepang, China, Korea, Australia, Turki, Serbia, Amerika, Mexico, Jerman, Belanda, Switzerland, Perancis, Austria, Belgia, Estonia, dan Lithuania. Dengan semakin banyaknya pilihan dari negara untuk pertukaran pelajar, semakin menarik pula program ini untuk kamu ambil. Jika Ada yang tertarik dengan program satu ini, silahkan berselancar mencari informasi selengkapnya disini http://www.yfu.or.id/ dan bisa kunjungi juga https://www.yfu.org/. 

2. Program "Encompass Trust, Inggris"

Untuk urutan kedua ada Encompass Trust – Inggris. Tak dapat dipungkiri jika Inggris adalah salah satu negara populer dalam hal menempuh studi di luar negeri. Oleh karenanya, program ini menjadi pilihan tepat untuk Anda yang memang benar-benar ingin mencoba terlebih dahulu untuk tinggal dan belajar di Inggris. Program ini sudah dilangsungkan sejak tahun 2003 dan sudah terbukti berhasil untuk mempertemukan berbagai latar belakang budaya, agama, dan masyarakat dari berbagai mahasiswa yang ikut dalam program ini. Pada intinya adalah program ini dirancang untuk menghilangkan dan melawan stereotype negatf yang mungkin sudah menjalar pada diri para remaja. 

Untuk negara-negara yang menjadi bagian daripada program ini sendiri meliputi Negara (Palestina, Indonesia, Israel, Inggris, dan Amerika). Nah, presentasi budaya, diskusi kelompok, serta berbagai aktifias lain yang sangat menyenangkan akan dilakukan semua peserta program ini dalam waktu 10 hari. Untuk acaranya sendiri biasa diadakan di kawasan London, Inggris serta juga Wales atau Skotlandia. Jika Anda tertarik untuk join program ini, silahkan berselancar untuk mendapatkan Informasi lebih lengkap di http://www.encompasstrust.org/.

1. Program "International Student Festival in Trondheim (ISFIT), Norwegia"

Nah, untuk urutan pertama diisi oleh "ISFIT". Walaupun pada dasarnya bukan merupakan program untuk bisa mengikuti kegiatan sekolah atau kuliah di Norwegia, namun sejumlah totl 18 seminar yang ditawarkan selama program ini tentu sangat sayang untuk dilewatkan. Program ini merupakan sebuah festival pelajar internasional yang paling besar di dunia. Sejumlah total 400 pelajar dari seluruh dunia setiap 2 tahun sekali akan mengikuti program ini. Berbagai topik yang lingkupnya internasional seperti (politik, sosial, dan beragai hal lainnya) dijadikan sebagai tea dalam setiap penyelenggaraan program ini. Dalam setiap penyelenggaraanya di Trondheim, Norwegia, selalu ada berbagai presentasi budaya yang tentu akan mengenalkan para pelajar internasional kepada berbagai budaya di dunia. Nah jika kamu ingin sekali merasakan tinggal di Norwegia serta juga mendapatkan berbagai ilmu dalam berbagai hal dan mendapatkan teman-teman dari seluruh dunia, kamu bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti program ISFIT ini. Untuk informasi selengkapnya, silahkan baca dilaman http://www.isfit.org/. 

Nah, itulah beberapa program pertukaran pelajar internasional/ Exchange Program yang sekiranya bisa Anda ikuti sebagai pelajar/ mahasiswa dari Indonesia. Nah, tentunya masih ada banyak lagi di luar sana seputar program-program sejenis yang tentunya bisa Anda manfaatkan untuk merasakan sensasi berada di luar negeri. Tertarik?

"You can expand your networks, challenge yourself to new skills, and see the world differently beyond classrooms".

Selamat mencoba dan semoga Anda yang beruntung!
Read More